Ilustrasi.(Foto : Goggle Images)

Ilustrasi.(Foto : Goggle Images)



Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Blitar menargetkan bebas pasung pada 2019 mendatang. Target ini sebagai tindak lanjut program nasional pemerintah pusat yang mengharuskan tahun depan seluruh kabupaten/kota harus bebas ODGJ Pasung.

Kepala Seksi (Kasi) Penyakit Tidak Menular dan Kesehatan Jiwa Dinas Kesehatan Kabupaten Blitar, Mujiastuti, mengatakan saat ini total ada 22 ODGJ yang dipasung di Kabupaten Blitar. “Sebelumnya jumlahnya lebih banyak. Namun dengan berbagai upaya yang kami lakukan, jumlah ODGJ yang dipasung terus berkurang,” jelasnya.

Dikatakan, jumlah ODGJ yang masih dipasung hanya berada di beberapa wilayah saja. Dia mencontohkan seperti di Kecamatan Sanankulon, Sutojayan, Bakung, Selopuro, Udanawu, dan lainnya. “Saat ini kami terus mengupayakan  untuk membebaskan ODGJ yang masih dipasung. Kali ini dengan menggunakan sistem berbasis masyarakat dan masih dalam proses pembebasan untuk 22 ODGJ,” sambungnya.

Menurut dia kini pihaknya sedang menargetkan sebelum akhir tahun ini. Seluruh ODGJ pasung yakni 22 ODGJ, harus sudah berhasil dibebaskan. Untuk itu dinkes terus mengupayakan untuk proses pembebasan ODGJ. Nah dalam upaya pembebasan ODGJ pasung dinkes tidak sendiri. Akhirnya pihaknya bekerja sama dengan instansi lain. Seperti Dinas Sosial (Dinsos) dan tim gabungan yang lainnya.

“Pembebasan ODGJ tidak bisa dilakukan sendirian, untuk itu kami melihatkan lintas sektoral,” tuntasnya.


End of content

No more pages to load