Kader PKB Kabupaten Blitar bersama pengurus PCNU.

Kader PKB Kabupaten Blitar bersama pengurus PCNU.



Jelang pemilu serentak 2019 mendatang, Nahdlatul Ulama (NU) bersama badan otonom (Banom) mulai merapatkan barisan. Dari hasil pertemuan PCNU Kabupaten Blitar dengan DPC PKB beserta calegnya, telah tercapai  kesepakatan dan persepsi terkait Pemilu dan Pilpres 2019. 

Tim pemenangan PKB Kabupaten Blitar Imron Rosadi mengatakan hasil dari pertemuan antara PCNU dan DPC PKB tersebut menghasilkan titik temu kesepakatan yang menekankan bahwa kemenangan PKB di pileg 2019 akan menjadi kemenangan bagi warga NU. 

"Seperti yang disampaikan Rais Syuriah Bambang Fidia menekankan, kemenangan PKB adalah kemenangan NU. Itu ada bahasa di mana-mana NU itu sudah usang. Intinya NU ya aspirasinya di PKB. Bagi kader NU yang masih diluar harus kembali ke PKB,” ucap pria yang akrab disapa Baron itu saat dihubungi BLITARTIMES melalui seluler (2/12/2018).

Dikatakan, hasil rapat sinergitas antara pihak PCNU dan PKB merupakan bentuk instruksi dan seruan bagi seluruh warga Nahdlatul Ulama. "Jadi, ini sinergitas NU dan PKB mau dijelaskan betul. Artinya,  kalau NU aspirasinya ya tetap PKB karena yang mendirikan kan para ulama NU. Titik tekannya di situ,” tambah dia.

Selain itu, sambung Baron, hasil dari rapat sinergitas tersebut juga menuai banyak dukungan, utamanya dari para kiai dan ulama. "Kiai Azizi Hasbullah menyampaikan, KH Ardani Ahmad menyampaikan, KH Mas Daim Rifai juga menyampaikan dukungannya,” ungkapnya.

Respons dari DPC PKB sendiri sangat menyambut baik amanah tersebut. Menurut dia, rapat sinergitas tersebut membawa aura yang sangat positif bagi NU dan BKB.

"Tentunya dari PKB sendiri akan menindaklanjuti gerakan pencaleg-an ini akan kordinasi dengan temen-temen MPC Bustanul di kecamatan masing-masing. Jadi himbauan dari Dewan Suro akan ditindaklanjuti di tingkat MPC samapai Ranting,” pungkasnya. (*)


End of content

No more pages to load