Kadis Kominfo Tulungagung, Tranggono Dibjoharsono (istimewa)
Kadis Kominfo Tulungagung, Tranggono Dibjoharsono (istimewa)

Merasa namanya dicatut oleh Rohmad ‘Puji Ati’ Koerniawan alias Wawan, Kepala Kominfo Kabupaten Tulungagung, Tranggono Dibjoharsono menyanggah hal itu. Dirinya merasa tidak pernah merasa menyuruh apalagi mendanai kegiatan Wawan untuk mengunggah ujaran kebencian di akun medsos ‘Puji Ati’.

“Terkait pernyataan Puji Ati di Polres terkait saya menyuruh apalagi mendanai itu tidak benar,” ujar pria yang akrab disapa Tranggono itu, saat menghadiri pelantikan Persatuan Wartawan Indonesia Tulungagung, Senin (26/11).

Apalagi hingga saat ini dirinya tidak pernah sekalipun bertatap muka dengan Wawan. Dirinya mengetahui wajah Wawan hanya dari foto yang beredar di beberapa media daring.

Ada niatan dari Tranggono untuk menuntut balik pemilik akun Puji Ati, namun dirinya urungkan lantaran melihat kekurangan yang dimiliki oleh Wawan.

“Kalau memang merugikan saya akan menuntut balik, tapi orangnya seperti itu, kasihan,” ujar Tranggono.

Meski begitu dirinya akui beberapa kali dihubungi olehWawan.  Namun pembicaraan yang dilakukan lebih ke arah menasehati niatan Puji Ati untuk mengobrak-abrik  Pemkab.  

“Saya menghalangi agar itu tidak terjadi,” tutur ayah 2 putra itu.

Wawan dalam pengakuannya mempunyai alat canggih. Hal itu diungkapkan pada dirinya melalui telepon.

Seringkali Tranggono tidak mengangkat panggilan dari Wawan. Terakhir kali dihubungi oleh Wawan meminta pemancar radio pada dirinya. Alasanya pihak Kominfo melakukan survey untuk pemancar radio yang baru.

“Yang melakukan Survey Balmon (Balai Monitoring), bukan saya, minta saja pada Balmon saya jawab begitu,” terang Tranggono.

Dirinya menegaskan bahwa tidak pernah sekalipun memberikan uang atau imbalan pada Wawan. Hingga saat ini dirinya tidak pernah bertemu dengan Wawan,

“Saya tidak pernah (memberikan uang pada Puji Ati),” tandas Tarnggono.

Hingga saat ini dirinya belum mendapat panggilan dari pihak kepolisian untuk dilakukan pemeriksaan lantaran namanya dicatut oleh Puji Ati.

Wawan ditangkap oleh Timsus Macan Agung Polres Tulungagung pada Kamis (22/11) saat berada di rumah saudaranya di Gandusari, Trenggalek.

Dari hasil pemeriksaan, Puji Ati mengaku disuruh oleh sejumlah nama yang turut diamankan oleh pihak kepolisian. Mereka ialah BL, HR, RA dan satu perempuan EN.

Dari tangan mereka diamankan beberapa barang bukti seperti 9 buah HP, 1 Laptop, ! modem dan 1 PB.