Kapolres Jember AKBP Kusworo Wibowo saat menerima sertifikat dari Kepala BPN Jember Didik Bangun Restu Aji SH di halaman Mapolres Jember. (foto : Moh. Ali Makrus / Jatim TIMES)
Kapolres Jember AKBP Kusworo Wibowo saat menerima sertifikat dari Kepala BPN Jember Didik Bangun Restu Aji SH di halaman Mapolres Jember. (foto : Moh. Ali Makrus / Jatim TIMES)

Polres Jember terus melakukan perbaikan dalam mengamankan aset-asetnya. Rabu (21/11/2018) bersamaan dengan apel pagi, Kapolres Jember AKBP Kusworo Wibowo SH SIK menerima secara langsung 4 sertifikat mapolsek dari Kepala Badan Pertanahan Nasional Kabupaten Jember Didik Bangun Restu Aji SH dengan disaksikan seluruh kapolsek yang mengikuti apel.

Empat mapolsek yang menerima sertifikat adalah Polsek Puger, Polsek Balung, Polsek Wuluhan, dan Polsek Ledokombo. Mereka melengkapi 20 polsek lainnya yang sudah bersertifikat  di Jember. Sehingga sampai saat ini tersisa 6 mapolsek yang belum bersertifikat.

“Alhamdulillah semenjak keberadaan saya memimpin Polres Jember, sudah menyertifkatkan 20 polsek dan ditambah hari ini 4 polsek sudah bersertifikat. Sampai saat ini tinggal 6 polsek yang belum bersertifikat. Target saya awal tahun nanti, 6 polsek yang belum bersertifikat bisa rampung sehingga aset seluruh polsek di Jember aman dan tidak bermasalah,” ujar AKBP Kusworo Wibowo.

Ketika ditanya 6 mapolsek yang belum bersertifikat, kapolres enggan menjawab. Dia hanya menyatakan bahwa 6 mapolsek yang belum bersertifikat akan dituntaskan pada awal tahun mendatang, “Yang jelas 6 polsek yang belum bersertifikat akan kami tuntaskan sampai akhir tahun ini. Dan harapan kami awal tahun sudah terbit sertifikatnya,” ujarnya.

Sementara Kepala BPN Jember Didik Bangun Restu Aji kepada wartawan mengatakan bahwa sudah menjadi tugasnya dalam melakukan pendataan aset-aset tanah, terutama milik negara. Menurut pria yang seminggu lagi pensiun ini, tidak ada kesulitan dalam melakukan proses pendataan aset milik instansi pemerintah, termasuk di mapolsek yang ada di Jember.

“Ini sudah kewajiban kami dalam melakukan pendataan dan pendaftaran aset. Dan untuk proses sertifikat polsek Jember, tidak ada kendala. Hanya karena namanya instansi ya, kendalanya pada asal usul tanah. Maklum pejabatnya sering ganti-ganti. Namun semua ini bukan hambatan,” ujar Didik. (*)