Komisioner KPU Kabupaten Jombang Divisi Data, Abdul Wadud Burhan Abadi saat diwawancarai (Foto: Adi Rosul / JombangTIMES)
Komisioner KPU Kabupaten Jombang Divisi Data, Abdul Wadud Burhan Abadi saat diwawancarai (Foto: Adi Rosul / JombangTIMES)

Di Jombang, ada ribuan pemilih yang tercatat oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Jombang, belum memiliki KTP Elektronik. Hal ini sangat dimungkinkan banyaknya pemilih yang akan masuk dalam Daftar Pemilih Khusus (DPK), pada Pemilu 2019 mendatang.

Seperti yang dijelaskan oleh Komisioner KPU Kabupaten Jombang Divisi Data, Abdul Wadud Burhan Abadi kepada JombangTIMES, Senin (19/11) siang. Menurut Burhan, sedikitnya ada 3 ribu lebih pemilih potensial non e-KTP, yang nantinya akan masuk di form khusus.

"Benar, yang tidak punya KTP elektronik ini akan masuk di form khusus, selanjutnya kita akan kroscek kembali dengan Dispenduk Capil untuk jumlah pastinya," ungkap Burhan. Selain DPK, lanjut Burhan, KPU juga menyusun daftar pemilih tambahan (DPTb). DPTb diisi oleh pemilih yang sudah terdaftar di DPT suatu TPS, namun karena keadaan tertentu mereka tidak bisa menggunakan hak pilihnya di TPS bersangkutan.

"Meskipun harinya diliburkan, tapi mereka tidak dapat pulang ke kampung halamannya, tidak dapat pulang ke rumah asal di mana domisili dia berada sesuai KTP-el, nah itu bisa mengurus daftar pemilih pindahan," terangnya. Sekadar diketahui, KPU Kabupaten Jombang telah menetapkan jumlah pemilih untuk Pemilu 2019 sebanyak 1.001.581. Jumlah itu naik 11.552 dari DPT-HP 1 yang ditetapkan KPU beberapa bulan lalu.(*)