Kapolrestabes Surabaya Kombespol Rudi Setiawan
Kapolrestabes Surabaya Kombespol Rudi Setiawan

 Badan Pertanahan Nasional (BPN) Surabaya 1 bersama Polrestabes mengadakan Deklarasi Pembangunan Zona Integritas menuju Wilayah Bebas Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM). Tujuannya untuk mengantisipasi adanya mafia tanah.

Deklarasi tersebut juga ditandai penandatanganan MoU, yang melibatkan Pengadilan Negeri Surabaya, Kejaksaan Negeri Surabaya, Kanwil KemenkumHAM, Pengadilan Negeri Tanjung Perak, Polres Pelabuhan Tanjung Perak.

“Kita mendeklarasikan kantor BPN 1 Surabaya bebas dari wilayah bebas korupsi (WBK). Karena itu yang dianjurkan oleh Kemenpan-RB. Kami mendeklarsikan di depan aparat hukum, bahwa kami sudah melakukan deklrasi zona integritas,” kata Kepala BPN 1 Surabaya Muslim Fauzi usai deklarasi di Mapolrestabes Surabaya.


Muslim menjelaskan salah satu tujuan deklarasi ini untuk memberantas praktek mafia tanah.

“Itu adalah upaya kita untuk mengembalikan arwah kita. Bahwa kita bekerja sesuai dengan prosedur yang ada. Hal-hal yang ada kaitnya dengan korupsi kita tiadakan. Makin hari makin membaik,” jelasnya.

Sementara Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Rudi Setiawan menyambut baik langkah BPN 1 Surabaya mendeklarasikan Zona Integritas menuju WBK dan WBBM.

“Kami menyambut baik langkah BPN 1 Surabaya yang meminta memonitoring ke kami. Kebetulan di wilayah kami sudah menjadi WBK dan WBBM, Hari ini teman-teman BPN 1 MoU Zona Integritas,” ujar Rudi, Selasa (13/11)

Dia menjelaskan dalam memberantas paktek mafia tanah, pihaknya akan menindak dengan tegas. “Untuk tindak pidana di Kota Surabaya akan kami tindak dengan cepat nantinya,” pungkasnya. (*)