Pantai Balekambang merupakan destinasi wisata Kabupaten Malang yang masih jadi primadona bersama sederet pantai lainnya (WisataTempat.com)
Pantai Balekambang merupakan destinasi wisata Kabupaten Malang yang masih jadi primadona bersama sederet pantai lainnya (WisataTempat.com)


Target kunjungan wisatawan,  baik domestik maupun mancanegara sejak awal tahun telah dikunci Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Malang. 

Yakni sebanyak 7 juta wisatawan di berbagai destinasi wisata yang kini semakin merata di Kabupaten Malang. 

Dari target wisatawan tersebut, sampai saat ini tembus di angka 4,6 juta. 

Artinya, masih ada selisih 2,4 juta dari target yang telah ditetapkan sebesar 7 juta wisatawan. 

Sisa waktu merealisasikan target tinggal sekitar 2 bulan sampai akhir tahun 2018.

Tentunya, butuh kerja keras bagi Disparbud Kabupaten Malang dalam mengejar sisa kunjungan tersebut. 

Terutama dalam memaksimalkan 2 bulan terakhir di tahun ini. Walaupun, di akhir tahun kerap menjadi hari membludaknya wisatawan dengan adanya libur natal maupun tahun baru. Tapi, musim penghujan juga perlu menjadi perhatian bagi Disparbud Kabupaten Malang untuk mengemas berbagai agenda wisata yang mampu menarik wisatawan. 

Hal ini pun tidak ditampik oleh Made Arya Wedanthara Kepala Disparbud Kabupaten Malang. Pihaknya optimis target 7 juta pengunjung bisa diraih tahun ini. 

"Kita optimis bisa mencapai target. Walau di dua bulan terakhir diprediksi musim hujan turun. Ini juga sama dengan beberapa peristiwa alam di Pantai Selatan Malang serta daerah lainnya. Seperti rob air laut sampai tsunami yang membuat wisatawan takut untuk datang ke pantai. Tapi setelahnya, wisatawan kembali datang," kata Made Arya saat menyampaikan rasa optimisnya. 

Optimisme pihak Disparbud Kabupaten Malang, tentunya patut dibangun bersama dalam mewujudkan target kunjungan wisatawan tersebut. 

Hal ini didasarkan dengan masih banyaknya destinasi wisata yang masih bisa dieksplor.

Khususnya wisata pantai yang masih memegang rekor tertinggi menggaet wisatawan. 

Berbagai agenda wisata yang memakai lokasi pantai pun kian akrab saat ini. Baik tingkat daerah,  nasional maupun internasional dengan berbagai perlombaan. 

Hal tersebut merupakan modal besar jangka panjang bagi tumbuh kuatnya sektor pariwisata di Kabupaten Malang yang ujungnya akan menarik kunjungan wisatawan. 

Persoalan yang menjadi pekerjaan rumah (PR) Disparbud Kabupaten Malang saat ini dan ke depan adalah meningkatkan wisatawan mancanegara (wisman).  

Dimana dari data Disparbud Kabupaten Malang di akhir tahun 2017 lalu, kunjungan wisman hanya sebanyak 100 ribu orang saja. 

Walaupun target kunjungan wisatawan yang diutamakan adalah wisatawan domestik,  seperti yang disampaikan Made Arya tapi tentunya dengan kunjungan wisman yang terbilang minim dibandingkan wisatawan domestik, perlu adanya strategi lain yang lebih tepat. 

"Kita sedang mengarah ke sana juga. Karenanya dalam dua tahun terakhir ini kita kerap mengadakan lomba bertaraf internasional di pantai selatan. Baik surfing, jetski sampai pada lomba layang-layang. Ini sebagai bagian dari strategi menggaet wisman lebih banyak lagi," ujar Made Arya. 

Made Arya juga optimis tahun depan,  kunjungan wisatawan akan lebih meningkat lagi. 

Pasalnya, berbagai pembangunan untuk semakin menguatkan sektor pariwisata terus bermunculan. 

Misalnya,  pembangunan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Singosari berkonsep pariwisata. Maupun dengan adanya Badan  Otorita Pariwisata (BOP). 

Ditunjang dengan semakin beragamnya destinasi wisata berbasis desa yang hampir mencapai 100 wilayah di tahun 2018. 

"Semua ini akan menjadi satu kesatuan yang akan bisa menarik kunjungan wisatawan ke Kabupaten Malang. Kita optimis target kunjungan tahun ini bisa dicapai dan tahun depan ada peningkatan dari kedatangan wisman," pungkas Made Arya.