Tim inafis saat melakukan pendalaman di lokasi pembunuhan (Foto : Istimewa)

Tim inafis saat melakukan pendalaman di lokasi pembunuhan (Foto : Istimewa)



Apa yang dilakukan pelaku perampokan ini, bisa dibilang kejam dan tidak manusiawi. Bagaimana tidak, Karim Mullah atau yang akrab disapa Dullah, Warga Segaran Desa Kendalpayak Kecamatan Pakisaji, ditemukan warga tewas mengenaskan. Diduga kuat, korban meninggal usai ruko miliknya, disatroni perampok yang hingga kini masih misteri, Jumat (2/10/2018) dini hari.

Kepada MalangTIMES, Camat Pakisaji Indra Gunawan mengatakan, kronologi bermula ketika seorang warga mengunjungi ruko milik Mullah untuk membeli rokok. Namun, niat tersebut diurungkan lantaran korban tidak kunjung keluar meski sudah dipanggil berkali-kali. “Dari informasi yang saya dapat, saat itu kondisi ruko juga gelap gulita padahal listrik sedang tidak padam,” kata Indra.

Karena curiga, warga lantas melaporkan kepada ketua RT, yang kemudian dilanjutkan ke babinsa setempat. Mendapatkan laporan, mereka lantas mendatangi lokasi untuk memastikan keadaan. “Korban ditemukan sudah meninggal dunia, ketika perangkat desa beserta babinsa tiba di lokasi kejadian,” sambung Indra.

Mengetahui hal ini, petugas kepolisian Polsek Pakisaji mengamankan Tempat Kejadian Perkara (TKP), dengan memasang garis polisi, sembari mununggu kedatangan tim inavis Polres Malang. “Jenazah korban lantas dievakuasi ke Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA) Malang, guna diotopsi,” imbuh Indra.

Terpisah, Kabag Humas Polres Malang Ipda Eka Yuliandri Aska membenarkan insiden tersebut. Saat ini, polisi masih mendalami kasus tidak manusiawi ini. Dari hasil olah TKP, motif pembunuhan diduga karena perampokan. Tebukti, satu unit sepeda motor Honda Vario, milik kakek 58 tahun itu hilang. “Dari infomasi sementara, korban selama ini tinggal sendirian. Ini masih kami dalami terkait kasus perampokan tersebut,” ujar Aska.


End of content

No more pages to load