Sekda Kota Malang, Wasto (bertopi hitam pakai masker) saat meninjau aliran sungai kawasan Muharto (Hendra Saputra)
Sekda Kota Malang, Wasto (bertopi hitam pakai masker) saat meninjau aliran sungai kawasan Muharto (Hendra Saputra)

Program Jumat Bersih yang dilakukan oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH) hari ini menyasar di aliran sungai di wilayah Jalan Muharto. Bahkan, kegiatan tersebut langsung dipimpin oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Malang, Wasto.

Dalam kegiatan Jumat Bersih, DLH menerjunkan sekitar 100 petugas untuk mengangkut sampah yang ada di aliran sungai Jalan Muharto.

Kegiatan dilakukan mulai pukul 07.00 WIB. Terlihat beberapa petugas langsung terjun ke bawah jembatan untuk membersihkan sampah.

Walau sempat menimbulkan sedikit macet, karena pada saat itu adalah waktu banyak orang tua mengantarkan anaknya ke sekolah, petugas DLH yang dibantu oleh Polisi Taman (PolTam) dari Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) mampu membuat pengendara tetap berjalan dengan lancar.

Saat ditemui, Sekda Kota Malang mengatakan bahwa pemerintah menginginkan kerjasama dari warga untuk menciptakan lingkungan yang bersih.

"Kalau untuk sungai di kawasan Muharto ini kami juga mengimbau kerjasamanya dari warga agar menaruh sampah di atas agar petugas kebersihan bisa membawanya langsung. Karena tidak mungkin gerobak sampahnya itu turun ke bawah, melihat situasi medan jalannya yang turun itu tidak mungkin juga," ujar Wasto.

Dalam pantauan MalangTIMES, petugas DLH menggunakan cara cepat dalam membersihkan sampah dari bawah sungai. Mereka menggunakan tali dan menarik sampah dari atas. Hal tersebut dirasa cukup efektif untuk mempersingkat waktu daripada harus dikumpulkan terlebih dahulu.

Di sana truk pengangkut sampah pun sudah disiapkan untuk membawa ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Supit Urang.

Disinggung status sampah yang ada di aliran sungai di kawasan Muharto, Wasto mengatakan bahwa untuk saat ini masih dalam taraf tidak parah. "Ya setelah kami komunikasikan dengan warga, sampah-sampah di sini tidak sampai menumpuk banyak, tapi kami akan terus pantau dan beri penyuluhan agar semakin bersih dari sampah," imbuhnya.

Tak hanya itu, untuk mencegah pembuangan sampah liar, Wasto akan berkoordinasi dengan pihak terkait agar memberikan pagar di jembatan.

"Kedepan akan kami buatkan pagar, supaya orang yang mau buang sampah saat di atas kendaraan tercegah. Selain itu kami juga akan pasang PJU agar bisa dipantau," tutupnya.