Tempat Kost tempat Sulastri dan M. Zainal Arifin di grebeg (foto : Joko Pramono/Jatimtimes)
Tempat Kost tempat Sulastri dan M. Zainal Arifin di grebeg (foto : Joko Pramono/Jatimtimes)

Lagi asyik berduaan dengan brondong, seorang wanita bernama Sulastri (38) warga Desa Gembong, Kecamatan Udanawu Blitar digrebek oleh Suaminya, Kusnanto (47), Selasa siang (30/10).

Sulastri digrebek saat berduaan dengan laki-laki yang diduga selingkuhannya, M Zainal Arifin (22) warga Desa Jabon Kecamatan Kalidawir.

Kusnanto bersama sepupunya, Sugianto (47) menangkap keduanya dan membawa ke Kantor Kelurahan Sembung.

"Sebenarnya saya sudah telepon Satpol PP tapi tidak kunjung datang. Akhirnya adik saya yang menjaga keduanya, saya lapor ke Polsek Kota," ujar Sugianto yang mendampingi Kusnanto di Mapolres Tulungagung.

Kusnanto menuturkan, dirinya mengetahui keberadaan istrinya setelah membaca berita adanya penggrebekan yang dilakukan oleh Satpol PP di salah satu media cetak.

Ayah tiga anak ini curiga, perempuan yang digerebek Satpol PP itu adalah istrinya.

"Makanya hari ini saya datang ke Kantor Satpol PP menanyakan soal penggerebekan itu," ujar Kusnanto.

Setelah mendapat informasi dari Satpol PP, dirinya mendatangi rumah kos yang ada di samping timur Kantor Kelurahan Sembung ini.

Ia curiga karena istrinya sudah seminggu tidak pulang tanpa pamit. "Dia pamit beli bakso sama orang tuanya, tapi kemudian tidak ada kabarnya," tambah Kusnanto.

Benar saja, betapa kagetnya Kusnanto menemukan istrinya bersama laki-laki lain berada di salah satu kamar kost.

Sulastri dan Zainal Arifin saat di kantor kelurahan Sembung. (foto : Istimewa)

Kegeramannya bertambah setelah mengetahui keduanya pernah digerebek dan dimintai keterangan di kantor Satpol PP pada  Kamis malam (25/10) lalu.

Seharusnya Sulastri hanya bisa pulang setelah Kusnanto suaminya selalu datang menjemput. Namun ternyata ada orang lain yang menjemput Sulastri dan melepaskannya dari Kantor Satpol PP Tulungagung.

"Saya curiga ada pihak tertentu yang membebaskan isteri saya dan laki-laki itu," ucap Kusnanto.
Dirinya juga kecewa dengan pemilik rumah kos, yang seharusnya mengusir pasangan ini, bukan malah menerima kembali.

"Mereka kan sudah ketahuan bukan suami istri. Kenapa kok diizinkan selingkuh lagi di kamar kos?" keluh Kusnanto dengan nada kecewa.

Diketahui, selama ini Sulastri bekerja di Hongkong. Sementara Zainal Arifin bekerja di Malaysia. Keduanya mengaku berkomunikasi melalui media sosial

Setelah pulang dari luar negeri. Bukannya berkumpul dengan keluarga, Sulastri malah memilih kost bersama Zainal Arifin.

Pasangan bukan suami istri ini sempat dibawa ke Kantor Kelurahan Sembung yang berjarak sekitar 10 meter dari rumah kos. Kusnanto yang terlanjur kecewa melaporkan keduanya ke polisi. Sulastri dan Zainal tengah menjalani pemeriksaan di Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (UPPA) Polres Tulungagung.