Kapolres bersama Forkopimda saat mengecek kesiapan Operasi Zebra (foto : Joko Pramono/JatimTIMES)
Kapolres bersama Forkopimda saat mengecek kesiapan Operasi Zebra (foto : Joko Pramono/JatimTIMES)

Untuk menekan angka kecelakaan lalu lintas, Polres Tulungagung akan melakukan Operasi Zebra Semeru 2018, yang akan dimulai pada 30 Oktober hingga 13 November.

Operasi ini selain untuk menekan angka kecelakaan, juga untuk cipta kondisi menjelang Operasi Lilin yang akan dilaksanakan menjelang Natal dan Tahun Baru.

"Beberapa waktu kedepan kita akan melakukan Operasi Lilin," tutur Kapolres Tulungagung, AKBP Tofik Sukendar selepas memimpin jalanya Apel Gelar Pasukan Operasi Zebra di halaman Mapolres Tulungagung, Selasa (30/10).

Dalam apel itu turut hadir segenap Forkopimda, Kapolsek jajaran, serta OPD di Pemkab Tulungagung.

Operasi Zebra nantinya akan dilaksanakan selama 2 minggu kedepan dengan sasaran meminimalisir angka kecelakaan. Penekanan dilakukan dengan melakukan pemeriksaan kelengkapan keselamatan dan dokumen kendaraan.

"Nanti berupa teguran dan tindakan (tilang)," terangnya lebih lanjut.

Saat ditanyakan keefektifan dari Operasi Zebra dalam menekan angka kecelakaan, Kapolres ungkapkan jika hal itu sangat efektif dalam menurunkan angka kecelakaan.
"Tahun 2016 angka kecelakaan 32 kasus, tahun 2017 menjadi 27," ujar Kapolres.

Untuk personel yang diturunkan dalam pelaksanaan Operasi Zebra tahun ini, Polres Tulungagung terjunkan setidaknya 66 personel. Jumlah itu bisa ditambah jika dirasa perlu.