Lokasi atau tempat M. Zainul Hasan dihantam kendaraan yang dikabarkan kabur di Jalan Ir Sutami.  (Agus Salam/Jatim TIMES)
Lokasi atau tempat M. Zainul Hasan dihantam kendaraan yang dikabarkan kabur di Jalan Ir Sutami. (Agus Salam/Jatim TIMES)

Korban kecelakaan di Jl Sutami adalah Muhammad Zainul Hasan (18), warga Dusun Triwung, RT 4 RW 4, Desa Sumberkerang, Kecamatan Gending, Kabupaten Probolinggo. Ia meninggal di tempat kejadian perkara (TKP) setelah sepeda motor matik yang dikendarainya dihantam truk. Warga sekitar TKP rata-rata mengaku tidak tahu kendaraan yang menabrak korban.

Akibat dihantam kendaraan dari arah berlawanan, sepeda motor yang dikendarai putra pasangan suami istri Juma’i dan Tholib itu remuk tak berbentuk. Oleh warga dan petugas, korban langsung dibawa ke kamar mayat RSUD dr Muhammad Saleh. Korban agak lama diketahui keluarganya, karena saat kecelakaan, Zainul tidak membawa kartu identitas. Jasad korban oleh keluarganya dibawa sekitar pukul 16.30 ke rumah duka.

Sulhan mengaku, mengetahui adik iparnya kecelakaan, setelah diberitahu putranya, kalau Zainul kecelakaan. Disebutkan, sekitar pukul 12.00 Sulhan yang tinggal di Kelurahan Sumber Wetan, Kecamatan Kedopok, Kota Probolinggo, didatangi anaknya di tempat kerjanya. Anaknya memberitahukan, kalau pak lek atau pamannya kecelakaan. “Anak saya tahu dari medsos (FB). Saya langsung pulang. Kerja saya kan  dekat rumah,” ujarnya.

Sulhan langsung meluncur ke TKP dan melihat suasana sudah sepi, bahkan sepeda motor bernoopol N 3499 RN, yang dikendarai adik iparnya sudah dibawa polisi. Pria yang kerja di pabrik tahu tersebut kemuduan meluncur ke kamar mayat RSUD untuk memastikan kabar di medsos tersebut. “Saya lihat ternyata benar. Adik saya yang kecelakaan dan meninggal. Kami lalu menghubungi mertua. Ini mertua saya ikut,” tandasnya saat di kamar mayat.

Aulhan mengaku, Zainul sekitar pukul 10 sambang ke rumahnya menemui kakak perempuannya yang juga istrinya. Hanya saja tidak bertemu dengan dirinya, lantaran tengah bekerja meski hari minggu. Saat ditanya ada acara apa di rumahnya ? Ia menjawab tidak ada acara spesial. “Biasa, korban sering ke rumah. Kan mbak korban istri saya. Ya, sambang kakanya,” pungkasnya.

Orang tua korban (duduk ditengah) saat dikamar mayat RSUD dr M Saleh

Hingga bertia ini ditulis, belum ada keterangan dari Satlantas Polres Probolinggo Kota. Saat dihubuiungi, Kasat Lantas AKP Alpo Bohan, hand phone-nya aktif namun tidak diangkat. Bgegitu juga saat di WA, Kasat yang akan meninggalkan polresta lantaran dimutasi tersebut, juga tidak membalas.