Petugas keamanan dari Polres Jember dan Satpol PP saat memeriksa peserta test CPNS sebelum memasuki ruang isolasi (foto : Moh. Ali Makrus / Jatim TIMES)
Petugas keamanan dari Polres Jember dan Satpol PP saat memeriksa peserta test CPNS sebelum memasuki ruang isolasi (foto : Moh. Ali Makrus / Jatim TIMES)

Memasuki hari ketiga Minggu (28/10/2018) panitia pelaksana tes CPNS Regional Jatim II Minggu (28/10/2018) di Jember meliputi Jember, Bondowoso, Situbondo, Probolinggo Kota dan Kabupaten terus meningkatkan kewaspadaan.

Hal ini menyusul adanya informasi tertangkapnya Joki CPNS di luar Jatim yang beredar di grup Whatshapp.

“Memang ada informasi seorang Joki di luar Jatim sana yang tertangkap, dan kami oleh panitia pusat untuk meningkatkan kewaspadaan, tidak hanya ketat saat melakukan verifikasi peserta dan absensi, tapi kami dari Panselnas juga mengecek KTP, ID peserta dan wajah peserta sebelum memasuki ruang test,” ujar Nur Hasanah koordinator Panselnas Regional Jatim II kepada sejumlah wartawan Minggu siang.

Nur Hasanah menambahkan, meski kejadian tertangkapnya Joki CPNS di luar Jatim, pihaknya tidak menambah personil keamanan maupun tim panselnas, sebab panselnas di tentukan dari pusat,

“Dengan adanya kejadian tertangkapnya Joki di luar Jatim, kami tidak menambah personil, hanya intruksi dari panitia pusat agar kami meningkatkan kewaspadaan, jangan sampai kejadian seperti ini terjadi di wilayah kami,” tambahnya.

Test CPNS di Jember sendiri selain di jaga oleh tim dari Panselnas, jajaran Polres Jember juga dilibatkan dalam pengamanan penjagaan maupun pemeriksaan barang bawaan peserta test CPNS, dalam setiap harinya sedikitnya 35 personil kepolisian disiagakan di lokasi test CPNS, baik yang berpakaian dinas maupun preman.

“Setiap hari kami dari Polres Jember menyiagakan personil di lokasi test CPNS sebanyak 35 personil baik yang berpakaian preman maupun pakaian dinas, jumlah 35 ini tidak termasuk petugas kemanan dari Sat Pol PP dan Dishub,” ujar Kapolsek Kaliwates Kompol Supadi.

Sementara data yang yang diterima media ini, Joki CPNS yang tertangkap berinisial AJN, ia diamankan panitia karena antara foto pada kartu peserta dengan foto KTP serta wajah nya tidak sama, sedangkan nama, NIK, Nomor peserta serta tampat tanggal lahirnya sama. AJN diketahui kelahiran Pinrang dengan nomor peserta 3004-112-0012884. (*)