Suasana saat Dikyasa Satlantas Polres Malang Kota melakukan sosialisasi terhadap warga asing di Indonesia beberapa waktu lalu (26/10/2018)(Polres Makota)
Suasana saat Dikyasa Satlantas Polres Malang Kota melakukan sosialisasi terhadap warga asing di Indonesia beberapa waktu lalu (26/10/2018)(Polres Makota)

Warga Negara Asing (WNA) yang tinggal di Indonesia  dan tak memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM) internasional tak perlu khawatir. Sebab, Polres Malang Kota tak hanya memberikan pelayanan SIM terhadap warga pribumi, namun juga memberikan pelayanan SIM terhadap WNA.

Kasat Lantas Polres Malang Kota, AKP Ari Galang Saputro, melalui Kanit Dikyasa Satlantas Polres Malang Kota, Ipda Moh Syaiku mengungkapkan, bahwa Unit Satlantas memang memberikan pelayanan SIM bagi WNA.

"Karena mereka tinggal di Indonesia, SIM dari negara mereka tak berlaku disini. Sehingga mereka harus mengurus SIM. Kecuali kalau memang mereka sudah memiliki SIM internasional, maka tak perlu mengurus SIM lagi," jelasnya (27/10/2018).

Lanjutnya, untuk syarat pengajuan pembuatan SIM sendiri, caranya juga cukup mudah. Yakni dengan melampirkan Kartu Izin Tinggal Terbatas (Kitas), Paspor maupun pengantar dari RT atau RW.

"Kalau yang sudah nyari banyak, ada yang dari Jepang, Amerika, Libya dan negara lainnya. Kalau jumlahnya ada sekitar lima orang," jelasnya

Lebih lanjut dijelaskan, mekanisme untuk mendapatkan SIM untuk WNA, tidak terdapat perbedaan untuk mereka warga Indonesia. Langkahnya juga sama, yakni dengan melakukan ujian tes tulis, kemudian melakukan ujian praktik.

"Setelah lulus yang bisa mendapatkan SIM. Prosesnya sama seperti dengan yang lain. Maka kami berharap, para WNA yang sudah mendapatkan SIM juga menginformasikan kepada teman WNA lainnya, sehingga semakin banyak WNA yang mempunyai SIM, agar bisa berkendara dengan nyaman," jelasnya

Untuk pelayanan SIM terhadap WNA itu, pihak Dikyasa juga sudah seringkali melakukan sosialisasi dengan mengundang para mahasiswa asing dari perguruan tinggi di Kota Malang. Terakhir Dikyasa memberikan sosialisasi kepada 50 WNA mahasiswa UB pada Kamis (25/10/2018). Selain itu, sosialisasi turun ke jalan dengan melakukan pembagian brosur juga dilakukan.