Jamasan pusaka Tosan Aji di Desa Bumiaji, Kota Batu, yang mendapatkan Anugerah Wisata Jatim 2018 untuk kategori Desa Wisata Budaya. (Foto: Nurlayla Ratri/MalangTIMES)

Jamasan pusaka Tosan Aji di Desa Bumiaji, Kota Batu, yang mendapatkan Anugerah Wisata Jatim 2018 untuk kategori Desa Wisata Budaya. (Foto: Nurlayla Ratri/MalangTIMES)



BATUTIMES - Kota Wisata Batu (KWB) makin memperkuat posisinya sebagai jujukan pelancong. Dalam ajang Anugerah Wisata Jawa Timur (Jatim) 2018, Desa Wisata Bumiaji, Kota Batu, berhasil memperoleh predikat terbaik III untuk kategori Daya Tarik Wisata Budaya.

Penghargaan tersebut diterima langsung oleh Wali Kota Batu Dewanti Rumpoko di Hotel Mercure, Surabaya, Selasa (23/10/2018) malam. Piala dan piagam ajang wisata tahunan itu diserahkan oleh Sekda Provinsi Jatim Heru Tjahjono. 

Plt Kepala Dinas Pariwisata Kota Batu Imam Suryono mengungkapkan, dalam ajang tersebut KWB berhasil masuk dalam dua kategori. Selain wisata budaya, juga wisata buatan yang mengandalkan Jatim Park 3. "Alhamdulillah, meski di posisi ketiga tetapi penghargaan ini merupakan sebuah pengakuan atas kekayaan potensi wisata di Kota Batu," ujarnya.

Imam menguraikan, selama ini Desa Bumiaji memang memiliki banyak event budaya. Misalnya kegiatan pentas budaya yang diselenggarakan rutin di Dusun Tlogorejo.vjuga adanya Sanggar Seni Krama Wijaya serta Komunitas Keris Tosan Aji di Dusun Banaran. "Selain melestarikan warisan leluhur, kesenian dan budaya tetap terjaga di Bumiaji dan juga akan menarik wisatawan," terangnya.

baca juga : Dua Pusaka Kerajaan Medang Kamulan Berusia 1960 Tahun Ikut Jamasan 1 Suro

Selain itu, karang taruna setempat juga telah menyediakan paket-paket wisata budaya bagi pengunjung yang datang. Tarifnya di kisaran Rp 250 ribu per orang dengan objek belajar menulis aksara jawa, melukis, tari tradisional hingga membatik. "Setiap pengunjung bisa memilih wisata budaya, wisata edukasi, dan wisata alam. Ada instruktur dan bahan-bahan yang dibutuhkan semua disediakan," ujarnya. 

baca juga : Selfie Bikin Merugi, Petani di Kota Batu Tak Lagi Layani Wisata Petik Bunga

Tak hanya itu. Desa Bumiaji juga memiliki wisata pertanian purbakala di Kebun Sawung. Yakni area pertanian yang mengedepankan ekosistem dan rantai makanan alami dan diajarkan secara turun temurun oleh warga setempat. "Semoga penghargaan ini tidak hanya membuat Desa Bumiaji semakin bersemangat memajukan wisatanya. Tetapi juga merangsang desa-desa lain untuk mencapai prestasi yang sama," harapnya. (*)


End of content

No more pages to load