(kiri) Anggota Komisioner KPU Jombang, Abdul Wadud Burhan Abadi, memegang kotak suara dengan model baru di depan mobil pengangkut kotak suara. (Foto : Adi Rosul / JombangTIMES)

(kiri) Anggota Komisioner KPU Jombang, Abdul Wadud Burhan Abadi, memegang kotak suara dengan model baru di depan mobil pengangkut kotak suara. (Foto : Adi Rosul / JombangTIMES)



Dalam pelaksanaan Pemilihan Umum 2019, Komisi Pemilihan Umum (KPU) mengganti kotak suara berbahan alumunium menjadi kotak suara berbahan karton. Hari ini, Sabtu (20/10), KPU Kabupaten Jombang mulai menerima kotak suara berbahan karton sejumlah 8 ribu kotak suara.

Menurut keterangan Sekretaris KPU Kabupaten Jombang, Hanif Purwanto, jumlah kotak suara yang dibutuhkan untuk pelaksanaan Pemilu di Jombang sejumlah 21.475. "Sementara yang datang 8 ribu kotak, dari total keseluruhan 21.475. Jadi masih ada kekurangan 13.475. Rencana datang lagi hari Selasa (30/10)," ungkapnya saat diwawancarai di kantor KPU Kabupaten Jombang, Sabtu (20/10) pagi.

Bergantinya kotak suara berbahan alumunium menjadi kotak suara berbahan karton ini, dinilai oleh pihak KPU Kabupaten jombang, sudah memiliki kualitas yang cukup baik. "Bahwa kota berbahan karton ini kuat dipakai untuk pemilihan legislatif dan pilpres. Sudah diperhitungkan. Karton ini sudah dikemas dengan bungkus plastik, dan tempat penyimpanan juga dipastikan bagus. Jadi ketika hujan tidak ada air yang mengenai kotak suara," tandasnya.

Sejumlah Kotak Suara Berbahan Alumunium Yang Siap Untuk Dilelang. (Foto : Adi Rosul / JombangTIMES)

Untuk spesifikasi dari kotak suara berbahan karton ini, sesuai dengan Keputusan KPU RI No 999 tentang kebutuhan dan spesifikasi teknis perlengkapan penyelenggaraan Pemilu.

Di situ disebutkan, kotak suara berukuran panjang 40 sentimeter, lebar 40 sentimeter dan tinggi 60 sentimeter. Dan pada salah satu sisi terdapat jendela berbahan plastik polyvinyl chloride (PVC) berwarna bening atau transparan. "Sudah dipastikan, karena pengadaannya dari KPU RI. Dikirim dari Gresik," jelas Hanif.

Sedangkan, untuk kotak suara lama berbahan alumunium, Hanif menyebutkan ada 12 ribu kotak suara di gudang KPU Jombang. "Ada sekitar 12 ribuan," kata Hanif.

Sementara, ribuan kotak suara bernahan alumunium, akan dijual oleh pihak KPU melalui proses lelang. Hasil penjualannya, akan dikembalikan kepada kas negara. "Kotak yang lama akan kita lakukan lelang dengan cara dijual. Pelaksanaannya melalui KPKNL (Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang) Malang. Hasilnya disetor ke kas negara," pungkasnya.(*)


End of content

No more pages to load