Kapolsek Klojen Budi Harianto (Tiga dari kiri )(Anggara Sudiongko/MalangTIMES)
Kapolsek Klojen Budi Harianto (Tiga dari kiri )(Anggara Sudiongko/MalangTIMES)

Tak cukup penghasilan sebagai seorang pengusaha tebu, NH (43) warga asal Dusun Karangjambe, Desa Jambearjo, Kecamatan Tajinan, Kabupaten Malang, justru nekat untuk menjadi seorang pedagang. Namun bukan barang biasa yang ia jual, melainkan narkoba berjenis sabu-sabu.

Tak pelak bukannya untung yang ia dapat, hal tersebut justru mengantarkannya ke sel penjara Polsek Klojen.

Kapolsek Klojen, Kompol Budi Harianto, mengungkapkan, bahwa tertangkapnya pelaku NH pada 13 Oktober 2018, bermula dari tertangkapnya dua pemakai narkoba asal Sukun pada 11 Oktober 2018. 

Kedua pemakai tersebut berinisial AS (27) warga Jalan Gadang, Kecamatan Sukun, Kota Malang dan juga RM (38) warga Kelurahan Sukun, Kecamatan Sukun, Kota Malang.

"Nah kedua pemakai narkoba ini, ditangkap atas informasi dari masyarakat. Kemudian kami lakukan penyelidikan hingga akhirnya kami berhasil mengamankan kedua pelaku di sebuah kos-kosan di kawasan Kecamatan Sukun," jelasnya saat rilis di Polsek Klojen (17/10/2018).

Lanjutnya, setelah tertangkap, keduanya langsung dibawa ke Polsek Klojen untuk dimintai keterangan dan pengembangan. Dari hasil introgasi dan pendalaman dari isi pesan HP pelaku, kemudian keduanya mengaku mendapatkan barang haram tersebut dari NH.

"Kalau dari tangan para pemakai, kami berhasil mengamankan barang bukti berupa satu klip plastik berisi narkoba jenis sabu seberat 0,3 gram. Sembulan klip plastik sabu bekas pakai, tiga HP dan juga satu alat hisap. 

Sedangkan dari pelaku NH, petugas berhasil mengamankan satu klip bsrisi sabu seberat 0,35 gram, satu klip sabu seberat 0,31 gram dan satu klip sabu seberat 0,25 gram. Selain itu ada satu HP yang juga turut disita," jelasnya.

Kedua pemakai tersebut, membeli sabu dengan cara patungan. Setiap satu klip sabu yang dibeli, harganya sekitar Rp 700 ribu. Ketiga pelaku terancam dengan pasal berbeda. AS dan RN diancam dengan pasal 112 ayat 1 karena kedapatan dengan sengaja menguasai dan menyimpan narkoba yang itu diancam hukuman penjara empat tahun penjara dan maksimal 12 tahun penjara 

Sedangkan AN, dikenakan pasal 112 ayat 1 dan juga pasal 114 ayat 1 dengan ancaman penjara selama lima tahun dan ancaman 20 tahun penjara. 

"Sampai saat ini kami terus mengembangkan, siapa pemasok barang ke NH," pungkasnya.