Dua kendaraan yang terlibat tabrakan diamankan di Mapolres Probolinggo Kota

Dua kendaraan yang terlibat tabrakan diamankan di Mapolres Probolinggo Kota



Tiga kendaraan terlibat benturan, Selasa (16/10) sekitar pukul 12.00 di lokasi dan waktu berbeda. Kendaraan Dinas Pemkot Probolinggo N 101 RP senggolan dengan Sedan Timor P 1062 ZV. Sedang MPV nopol, N 504 NV diseruduk sedan yang sama di Perempatan Banda, Kelurahan Mayangan.

Meski tidak ada korban jiwa, ketiga kenndaraan, terutama sedan dan Avanza, rusak atau ringsek agak parah. Kasat Lantas Polres Probolinggo Kota AKP Alpo Gohan menceritakan, mulanya, kejadian di pertigaan king. Sedan Timor yang dikemudikan Ali Mudayyis (17) warga Desa Selodakon, Kecamatan Tanggul, Jember bersama penumpangnya Mohammad  Habibullah (20) warga Desa Curahlele, Kecamatan Balung, Jember melaju dari barat menuju timur.

Sampai dipertigaan king, tepatnya diu depan BPR Sentral Artha Jaya (SAJ) sedan tersebut hendak belok kearah kanan (Selatan). Padahal, ada larangan tidak boleh belok kanan. Tahu sedan itu  melanggar rambu, Arief ASN dibagian Umum Pemkot Probolinggo dengan mobil dinasnya dari arah timur kebarat, tak mau kalah. Ia langsung memasukkan kendaraannya di depan dan menghalangi laju sedan tersebut.

Meski ada kendaraan di depannya, pengemudi timor, malah tancap gas, sehingga menghantam sisi belakang mobil dinas nopol N 101 RP yang dikemudikan Arief. Akibatnya bagian belakang tergores. Meski terlibat tabrakan, justru mobil timor itu kabur dan Arif langsung tancap gas mengejar sedan tersebut. Akhirnya terlibat kejar-kejaran bak film action.

Dari jalan pahlawan, sedang usai lampu merah brak melaju masuk jalan panjaitan. Sesampainya di RSUD Moh Saleh belok kanan (Timur) lewat jalan A yani. Lantaran terus dikejar, pengemudi sedan yang tak memiliki SIM itu tambah panik. Di perempatan lampu merah utara mapolresta, belok kiri lewat jalan dr M Saleh menuju jalan KH A Masnur. Meski didepannya ada persimpangan, pengemudi sedan tidak menurunkan gas-nya.

Malah, ia tancap gas nrombol ke utara. Bersamaan dengan itu, datanglah MPV dari arah barat menuju timur. Sehingga benturan antara avanza nopol N 504 NV yang dikemudikan Rudi Husein, 30 warga Desa Mentor, Kecamatan Sumberasih, dengan sedan timor tidak bisa dihindari. Bahkan mobil avansa yang ditabrak dari samping, nyaris guling. “Pemeriksaan sementara, sopir diduga panik. Selain tak memiliki SIM, karena dikejar mobil plat merah,” terang AKP Alpo Gohan.


End of content

No more pages to load