Ilustrasi.(Foto : Goggle Images)

Ilustrasi.(Foto : Goggle Images)



Pemerintah Kabupaten Blitar sukses menggelar pilkades serentak 2018. Tingkat partisipasi masyarakat dalam menyalurkan hak pilihnya di Pilkades pada 9 Oktober terindikasi meningkat.

Dari prosentase rata-rata per desa partisipasi sebesar 79 persen. Prosentase ini meningkat 9 persen dari pilkades periode sebelumnya. Bahkan ada beberapa desa yang tingkat partisipasinya mencapai angka di atas 80 persen.

"Alhamdulillah, berjalan lancar. Tingkat partisipasi juga cukup tinggi. Dibandingkan sebelumnya juga meningkat," ucap Kabag Tata Pemerintahan Pemkab Blitar, Suhendro Winarso.

Dijelaskan, selain tingkat partisipasi penyelenggaraan Pilkades serentak kali ini juga minim terjadinya konflik. Padahal penyelenggaraan Pilkades biasanya syarat konflik. Mengingat kedekatan antara pemilih dan para calon Kades.

"Kemarin sempat ada satu desa yang perolehan suara calon Kadesnya draw atau sama antar satu calon dengan calon lainya. Namun hal ini tidak sampai menimbulkan konflik berkepanjangan," katanya.

Atas suksesnya Pilkades serentak ini pihaknya juga menyampaikan terimakasih kepada seluruh pihak yang terlibat. Khususnya TNI dan Polri yang ikut memberikan rasa aman selama penyelenggaraan Pilkades. 

"Tentu Pilkades serentak ini tak bisa sukses tanpa dukungan Polres Blitar maupun Polres Blitar Kota. Serta personel TNI," tuntasnya.

Seperti diketahui, pilkades serentak di Kabupaten Blitar diikuti 31 desa dari 17 Kecamatan.Pesta demokrasi tingkat desa itu digelar lantaran masa jabatan kepala desa (kades) di desa-desa tersebut telah berakhir. Ada pula jabatan kepala desa yang lowong lantaran kades yang menjabat meninggal dunia. Dalam pilkades ini ada sebanyak 100 calon Kades memperebutkan posisi Kades.


End of content

No more pages to load