Sukir (50), tukang becak asal Kecamatan Mojowarno yang sedang mangkal di Jl Buya Hamka saat melihat poster bernada protes terhadap PSSI yang tertempel di dinding. (Foto: Adi Rosul / JombangTIMES)
Sukir (50), tukang becak asal Kecamatan Mojowarno yang sedang mangkal di Jl Buya Hamka saat melihat poster bernada protes terhadap PSSI yang tertempel di dinding. (Foto: Adi Rosul / JombangTIMES)

Sejumlah selebaran bernada protes terhadap kepengurusan Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) banyak tersebar di Kabupaten Jombang. Hingga berita ini ditulis, belum diketahui siapa yang melakukan penempelan selebaran di sejumlah titik di kota santri ini.

Dari penelusuran JombangTIMES, selebaran protes terhadap kepengurusan PSSI yang diketuai oleh Edy Rahmayadi ini, tersebar di Jl Buya Hamka, Desa Jombang, Kecamatan/Kabupaten Jombang, dan pertokoan di Jl KH Wahid Hasyim, atau tepatnya di sisi barat taman Ringin Contong Jombang.

Tidak hanya menempel di dinding bangunan, poster bergambar Ketua PSSI, Edy Rahmayadi juga terlihat tertempel di traffic light simpang empat RSUD Jombang, di bagian sisi utara, di lajur jalan sisi timur.

 

 

Selanjutnya, selebaran atau poster yang sama juga tertempel di loket Stadion Merdeka Jombang. Di situ, selebaran yang tertempel sejumlah 6 buah poster. Sayangnya, saat salah satu orang yang berada di lingkungan Stadion Merdeka Jombang, tidak mengetahui siapa yang menempel poster tersebut.

"Tidak tau mas. Itu sudah lama sepertinya," ujar seorang yang saat itu sedang berada di area stadion. Hal senada juga diungkapkan oleh Sukir (50), tukang becak asal Kecamatan Mojowarno yang sedang mangkal di Jl Buya Hamka. Sukir mengatakan bahwa dirinya tidak memperhatikan siapa yang menempelkan poster di dinding, lokasi ia setiap hari mangkal menunggu penumpang becak.

"Mboten ngertos mas (tidak tau mas, red)," tandasnya saat diwawancarai JombangTIMES, Selasa (9/10). Untuk diketahui, selebaran bernada protes yang ditujukan kepada kepengurusan PSSI itu, terdapat tiga jenis selebaran. Pertama, dalam selebaran itu tertulis "Sepak Bola Bukan Ajang politik Dan Cari Duwit".

Kedua, tertulis "Apapun Alasan Anda Para Penguasa, Terima Kasih Sudah Merusak Sepak Bola Kami". Pada selebaran kedua itu, juga terdapat logo PSSI yang dipasang secara terbalik. Sedangkan pada selebaran ketiga, terdapat gambar Ketua PSSI, Edy Rahmayadi, Jokdri (Joko Driyono) selaku Wakil Ketua Umum PSSI dan Sekjen PSSI, Ratu Tisha Destria.

Pada poster yang satu itu, terdapat permintaan untuk ketiga pengurus untuk melakukan pengunduran diri dari PSSI. "Lebih Baik Mundur Dari Pada Hancur Lebur. Edy-Tisha-Jokdri DROP OUT!!!!," isi selebaran yang tertempel di Jl Buya Hamka, Kecamatan/Kabupaten Jombang.

Sementara, hingga diterbitkannya berita ini, belum diketahui siapa yang melakukan penempelan itu. Namun, video proses penempelan poster dan selebaran itu, juga tersebar di salah satu akun sosial media Instagram dengan nama akun, Casual_ultra.indonesi.

Di akun Instgaram itu, terlihat sejumlah pemuda dengan penutup wajah sedang melakukan penempelan poster dan selebaran bernada protes terhadap PSSI, di sejumlah titik di Jombang. Pada video berdurasi 55 detik itu, diambil pada seting waktu malam hari. Dan diposting di Instgram 5 hari yang lalu.(*)