Ilustrasi.(Foto : Tribunnews)

Ilustrasi.(Foto : Tribunnews)



Hingga saat ini masih ditemui ratusan koperasi di Kabupaten Blitar yang belum melakukan pengajuan dalam mengurus Nomor Induk Koperasi. Total ada 215 yang baru memiliki sertifikat, dari 987 Koperasi yang terdaftar di Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Pemkab Blitar.

"Dari jumlah total itu, kita mencatat baru 215 lembaga koperasi yang sudah memiliki sertifikat nomor induk koperasi (NIK)," kata Didik Wahyudi, Kepala Bidang Kelembagaan dan Pengawasan Koperasi Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Blitar, kepada BLITARTIMES, Senin (01/10/2018).

Dikatakannya, hingga kini pihaknya telah menerima sebanyak 200 pengajuan pengurusan nomor induk koperasi. Dari 200 lebih pengajuan pengurusan NIK, rata-rata masih menunggu keluaran pencetakan NIK dari Pemerintah Pusat. Selain itu juga masih ada koperasi yang berkasnya dikembalikan.

"Ada beberapa koperasi yang berkasnya harus kita kembalikan karena masih ada kesalahan dan belum lengkap. Sehingga untuk menerima sertifikat NIK tidak secara bersamaan melainkan disesuaikan dengan kelengkapan berkas masing-masing koperasi," jelasnya.

Menurut Didik, pengurusan NIK sepenuhnya berada di Pemerintah Pusat. Namun pihaknya mengimbau kepada koperasi yang lainnya agar bisa segera mengurus sertifikat nomor induk koperasi. Hal ini juga untuk menertibkan administrasi badan hukum koperasi serta memudahkan pelayanan kebutuhan informasi badan hukum koperasi.


End of content

No more pages to load