Ketua Bawaslu Kabupaten Jombang Ahmad Udi Masjkur (kanan) memimpin pembacaan deklarasi Kalah Terhormat Menang Bermartabat yang diikuti oleh perwakilan partai politik peserta Pemilu 2019 di depan Mapolres Jombang. (Foto : Adi Rosul / JombangTIMES)

Ketua Bawaslu Kabupaten Jombang Ahmad Udi Masjkur (kanan) memimpin pembacaan deklarasi Kalah Terhormat Menang Bermartabat yang diikuti oleh perwakilan partai politik peserta Pemilu 2019 di depan Mapolres Jombang. (Foto : Adi Rosul / JombangTIMES)



Hari pertama masa kampanye Pemilihan Umum 2019, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Jombang mengajak para peserta pemilu mendeklarasikan diri untuk menciptakan pemilu damai.

Bertempat di depan Mapolres Jombang Jl KH Wahid Hasyim, Kecamatan/Kabupaten Jombang, acara deklarasi "Kalah Terhormat Menang Bermartabat" ini diawali dengan melakukan senam bersama yang diberi nama "Senam Awas".

Hadir pada acara tersebut, Ketua Bawaslu Kabupaten Jombang, Ahmad Udi Masjkur, Kabag Ops Polres Jombang Kompol Chusen Hidayat, dan Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Jombang Mas'ud. Hadir juga perwakilan dari partai politik peserta pemilu dan anggota Panwaslu dari 21 kecamatan di Jombang.

Pada saat deklarasi "Kalah Terhormat Menang Bermartabat", pembacaan naskah deklarasi dibacakan secara bersama-sama oleh perwakilan partai politik, dengan dipimpin oleh Ketua Bawaslu Kabupaten Jombang Ahmad Udi Masjkur. Naskah deklarasi itu berisi komitmen partai politik peserta pemilu untuk meneguhkan prinsip kalah terhormat dan menang bermartabat.

"Mematuhi peraturan perundang-undangan yang berlaku selama penyelenggaraan Pemilu 2019. Menolak dan melawan segala bentuk politik uang, politik identitas dan politisasi SARA. Mengakui dan menghormati keberagaman masyarakat Jawa Timur. Menjaga kondusivitas Pemilu 2019 damai," ucap Udi saat memimpin deklarasi Kalah Terhormat Menang Bermartabat, Minggu (23/9) pagi.

Pada kesempatan tersebut, Udi berharap agar seluruh partai politik bisa menciptakan suasana pemilu yang damai dan bisa menjalankan pemilu secara demokratis. "Kita harapkan ke depan, Jombang ini menelurkan pemimpin yang benar-benar dari filter yang tidak hanya mengukur kekuatan dari sisi menangnya saja. Tapi benar-benar partai politik di Jombang ini, yang siap untuk menang dan siap untuk kalah," ungkap jetua Bawaslu Kabupaten Jombang.

Seluruh Peserta Deklarasi Kalah Terhormat, Menang Bermartabat Saat Melakukan Senam Awas Yang digelar Bawaslu Kabupaten Jombang di Depan Mapolres Jombang. (Foto : Adi Rosul / JombangTIMES)

Sementara, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Jombang Mas'ud menandaskan, Pemerintah Kabupaten Jombang memiliki kewajiban sosialisasi dalam rangka meningkatkan partisipasi masyarakat pada pesta demokrasi Pemilihan Presiden maupun Pemilihan Legislatif 2019.

"Tingkat partisipasi masyarakat di Jombang, kalau pemilu lima tahun yang lalu. mencapai 72 persen. Harapan kami, untuk di Jombang, Pemilu 2019 ini jisa mencapai minimal target nasional, yaitu 77,5 persen," ujar Mas'ud.

Di lain pihak, soal pengamanan pelaksanaan Pemilu 2019, pihak Polres Jombang akan menurunkan ratusan personelnya demi menjaga kondusivitas di Kabupaten Jombang. "Kami akan menurunkan pengamanan pilpres. Sebanyak 699 personel kami siagakan. Untuk tahapan-tahapan, kita lakukan skala prioritas," papar Kabang Ops Polres Jombang Kompol Chusen Hidayat saat diwawancarai.(*)


End of content

No more pages to load