Kapolres Jember AKBP Kusworo Wibowo didampingi Dandim 0824 Jember Letkol Inf Arif Munawar dan Kasbrig 9 Jember Letkol Inf Rudianto saat mengecek kendaraan operasional. (foto : Moh. Ali Makrus / Jatim TIMES)

Kapolres Jember AKBP Kusworo Wibowo didampingi Dandim 0824 Jember Letkol Inf Arif Munawar dan Kasbrig 9 Jember Letkol Inf Rudianto saat mengecek kendaraan operasional. (foto : Moh. Ali Makrus / Jatim TIMES)



Tahapan Pemilihan Umum 2019 sudah tinggal hitungan hari. Untuk mempersiapkan hal ini, Rabu (19/9/2018) Polres Jember, Kodim 0824 Jember, dan Pemkab Jember gelar Apel Akbar Mantab Brata Semeru di Alun-Alun Jember. 

Dalam gelar apel yang dipimpin langsung Kapolres Jember AKBP Kusworo Wibowo SH SIK, selain sidak pasukan, juga dilakukan pengecekan kendaraan operasional, "Hari ini kami gelar pasukan apel Akbar Mantab Brata untuk persiapan Pemilu 2019. Pola pengamanannya berbeda dengan pilgub lalu," ujar kapolres. 

Perbedaan pola pengamanan pada Pemilu 2019 dengan pilgub, menurut kapolres, karena pada pemilu nanti ada 5 surat suara yang akan dilakukan pencoblosan sehingga waktu yang dibutuhkan lebih lama. "Pemilu kali ini berbeda dengan pilihan gubernur. Kalau pilihan gubernur jam 1 sudah selesai penghitungannya, tapi kalau pemilu nanti bisa sampai sore. Oleh karena itu, kami menyiagakan 1.200 pasukan, di mana 800 dari unsur Polri dan 400 unsur gabungan seperti TNI, pol PP dan unsur lainnya," tambah kapolres. 

Sementara mengenai titik kerawanan pada pemilu nanti, kapolres sudah berkoordinasi dengan Bawaslu dan jajaran di bawahnya, "Sedikitnya ada 4 daerah rawan yang sudah kami petakan pada pemilu nanti. Daerah-daerah itu akan menjadi perioritas pengamanan kami," beber kapolres tanpa mau menyebut daerah mana saja yang menjadi perhatian lebih. 

Sementara Ketua Bawaslu Jember Imam Tabroni menyatakan bahwa titik rawan yang menjadi perharian khusus adalah daerah daerah pedalaman seperti di Silo, Jelbuk, Sumberjambe, dan Sumberbaru. "Daerah yang kami anggap rawan pada pelaksanaan pemilu nanti adalah daerah yang sulit dijangkau, seperti daerah Silo, Sumberjambe, Sumberbaru, dan Jelbuk, karena sulitnya medan," pungkas Tabroni. (*)


End of content

No more pages to load