Korban Dandy saat mendapatkan perawatan medis / Foto : Dokpol / Tulungagung TIMES
Korban Dandy saat mendapatkan perawatan medis / Foto : Dokpol / Tulungagung TIMES

Karnaval yang seharusnya menjadi hiburan untuk menyatukan masyarakat, tak terjadi di desa Panjerejo Kecamatan Rejotangan Kabupaten Tulungagung. Saat pertunjukan karnaval yang dipadati pengunjung, diwarnai dengan aksi pengeroyokan oleh sekelompok orang pada Sabtu (08/09) sekitar jam 14.00 WIB.

Atas insiden itu, seorang korban mengalami luka cukup serius yakni Dandy Dwi Kurniawan (20) warga dusun Tambak Duwet RT 02/01 Desa Tambak Rejo Kecamatan Sumbergempol. 
"Korban ini bersama 4 (empat) orang temannya sedang duduk kemudian datang peserta karnaval memakai kaos berwarna hijau bertulisan “NR” mendesak dan menendang," ungkap Kapolres Tulungagung AKBP Tofik Sukendar melalui Kasubag Humas Iptu Sumaji 

Teman Dandy sambung Sumaji, di antaranya adalah Alfin, Deny dan Diyon. Saat itu, mereka duduk bersama penonton lainnya. Karena ditendang, lalu pelapor berdiri dan pindah untuk menepi. 

"Kemudian peserta karnaval yang memakai kaos berwarna hijau bertulisan “NR” mengira pelapor menantang," tambah Sumaji Minggu (09/09) siang 

Karena emosi, kemudian kelompok tersebut langsung memukuli pelapor (korban Dandy) menggunakan tangan kosong dengan bertubi- tubi di bagian kepala. "Karena dipukul, pelapor dibawa masuk ke dalam rumah penduduk di sekitar TKP," jelasnya 

Atas kejadian tersebut pelapor mengalami luka di bagian pelipis kanan, pipi bawah sebelah kiri dan kepala bagian belakang. 

Karena tidak terima dengan perlakuan yang dihadapi, pelapor melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Rejotangan. "Kita lakukan penyelidikan guna proses hukum lebih lanjut," pungkasnya