Sejumlah Peserta Aksi Membentangkan Poster Bertuliskan Tuntutan Para Buruh PT Pei Hai Jombang di Depan Pabrik. (Foto : Adi Rosul / JombangTIMES)
Sejumlah Peserta Aksi Membentangkan Poster Bertuliskan Tuntutan Para Buruh PT Pei Hai Jombang di Depan Pabrik. (Foto : Adi Rosul / JombangTIMES)

Sejumlah buruh pabrik PT Pei Hai Wiratama Internasional Indonesia berunjuk rasa menolak PHK sepihak yang dilakukan oleh perusahaan.

Aksi unjuk rasa para buruh pabrik tersebut, digelar di depan pintu gerbang PT Pei Hai, Jl Raya Mojoagung KM 71, Desa Jogoloyo, Kecamatan Sumobito, Kabupaten Jombang, Senin (3/9) pukul 07.00 WIB. Para pengunjuk rasa yang melakukan orasi secara bergantian itu, dikawal ketat oleh aparat keamanan dari anggota Polres Jombang.

Koordinator aksi, Nur Ika (45) mengatakan, aksi yang dipimpinnya kali ini merupakan bentuk protes atas diberhentikannya 35 karyawan PT Pei Hei oleh perusahaan yang memproduksi sepatu. "Tanpa alasan yang tepat kami dikeluarkan," ujar Nur Ika, yang juga selaku Ketua Serikat Perjuangan Buruh Indonesia (SPBI) di PT Pei Hai.

Selain itu, menurut penjelasan Ika, persoalan absensi kerja dijadikan dalih oleh perusahaan untuk melakukan PHK terhadap sejumlah buruh yang sudah mengabdi puluhan tahun di PT Pei Hai tersebut.

"Alasannya adalah soal banyaknya absensi. Padahal selama 24 tahun saya bekerja disini, tak satu haripun saya absen A. Memang ada izin, tapi saya izin itupun kalau saya sakit dan pakai surat dokter," jelasnya.

Sementara, tuntutan aksi yang dilakukan oleh Ika beserta buruh pabrik lainnya itu, menuntut agar para karyawan agar dipekerjakan kembali. Jalur hukum pun, akan dilakukan oleh Ika beserta kawan-kawan jika tuntutan tidak ditindaklanjuti. "Kami menolak PHK itu, kami minta dipekerjakam kembali. Kalau tidak dipenuhi kami akan maju melalui jalur hukum dan akan terus melakukan demo," tegas Ika.

Terpisah, Mulyono selaku Personalia PT Pei Hai saat berusaha dimintai konformasi oleh JombangTIMES mengatakan, bahwa pihaknya belum bisa memberikan keterangan mengenai aksi unjuk rasa yang dilakukan oleh sejumlah karyawannya. Mulyo menyampaikan bahwa dirinya masih berkomunikasi dengan pihak manajemen PT Pei Hai. "Kalau wawancara saya gak berani, saya bukan bos. Ini saya masih komunikasi dengan pimpinan," jawabnya singkat, saat dihubungi melalui sambungan telepon.(*)