Kondisi kendaraan milik korban kecelakaan di Jl. Letjend Sutoyo yang mengalami kerusakan lumayan parah (foto: Pipit Anggraeni/MalangTIMES)
Kondisi kendaraan milik korban kecelakaan di Jl. Letjend Sutoyo yang mengalami kerusakan lumayan parah (foto: Pipit Anggraeni/MalangTIMES)

Seorang ibu rumah tangga meregang nyawa setelah alami kecelakaan di Jl. Letjend Sutoyo pada Jumat (24/8/2018) siang. Berdasarkan keterangan saksi, korban oleng setelah menyerempet mikrolet jurusan AG bernomor polisi N 1357 UB, dan langsung jatuh ke aspal.

Saat kejadian, perempuan yang diketahui bernama Titi Harirotin Ni'mah itu tengah berboncengan dengan puteranya yang masih duduk di bangku SMP menggunakan roda dua (motor Beat) nomor polisi N 6710 AAE. 

Pasca kejadian, ke duanya saat itu langsung dilarikan ke RSSA Malang. Namun nyawa Titi (pengendara motor) tak dapat diselamatkan setelah kurang lebih satu jam mendapat perawatan di UGD. Sedangkan puteranya yang dibonceng mengalami luka dan masih dirawat hingga sekarang.

Kanit Laka Satlantas Kota Malang, Iptu Sutadi menceritakan kronologi kejadian yang menimpa warga Jl. Danau Gita itu. Menurutnya, pengendara (Titi) melaju dari sisi selatan menuju utara. Ketika berada di Jl. Letjend Sutoyo, pengendara berusaha menyalip mikrolet bernopol N 6710 AAE dari sisi sebelah kanan. 

"Jadi mikrolet yang dikemudikan saudara Husnul Ibad itu jalan pelan di sisi kiri, mungkin sembari nyari penumpang. Sehingga pengemudi motor (Titi) berniatan menyalip dari sisi kanan," katanya pada wartawan, Jumat (24/8/2018).

Namun di saat bersamaan, lanjutnya, ada iring-iringan truk polisi yang sedang mengawal perjalanan siswa dan siswi SMAN 8 yang hendak menuju Surabaya. Pengendara motor kemungkinan besar kaget dengan iring-iringan tersebut sehingga mengerem mendadak dan menyerempet sisi bagian kanan mikrolet.

"Jadi ada dua kendaraan pengawal. Kendaraan pertama sudah melaju, tapi pengendara (Titi) kemungkinan tidak tahu jika di belakang masih ada satu kendaraan lagi yang juga mengawal dari sisi belakang. Sehingga yang bersangkutan mengerem mendadak dan menyenggol mikrolet, dan oleng lalu jatuh ke aspal," jelasnya.

Menurutnya, bagian kepala pengendara jatuh terlebih dulu dan menyentuh aspal. Sedangkan helm yang dikenakan jatuh dan mengakibatkan ada bentaran keras pada pelipis dan pipi sebelah kanan. Setelah mendapat perawatan sekitar satu jam, nyawa korban tidak dapat ditolong.

Dia pun mencoba meluruskam informasi yang tersebar di media sosial terkait kabar kecelakan tersebut. Karena sebelumnya, warganet ramai memperbincangkan tentang postingan salah satu akun bernama Cecew Tyazs di grup facebook Komunitas Peduli Malang (ASLI Malang). Postingan tersebut mengatakan jika korban kecelakaan jatuh pasca diserempet oleh truk polisi.

"Kecelakaan siang ini, daeraj hotel savana. Sepeda motor disrempet truck polisi. tp sebagai aparat kok truck gk berhenti. Kepala korban pecah. Bukan malah menjadi contoh masyarakat malah seperti itu.. Etika yang diaju ajukan malah ga dilakukan, malah sebaliknya. Miris melihat aparat seperti itu," tulis akun Cecew Tyasz. Namun saat ini, unggahan tersebut telah dihapus dan sempat dipertanyakan oleh warganet juga.

"Kalaupun seandainya dilindas atau diserempet truk, kondisinya akan lebih parah dari sekarang. Kami ingin meluruskan kabar itu, dan anak yang dibonceng mengalami luka ringan," imbuh Sutadi.

Dia juga menyampaikan jika dalam insiden tersebut pengemudi mikrolet nopol N 1357 UB sempat melarikan diri. Petugas pun mengejar hingga ke kawasan Arjosari dan langsung mengarahkan yang bersangkutan ke Satlantas Kota Malang.

Sementara itu, berdasarkan pengamatan MalangTIMES, mikrolet bernopol N1357 UB yang kini tengah diparkir di halaman satlantas Kota Malang itu mengalami sedikit kerusakan pada sisi kanan. Di mana pada bagian tubuh mikrolet terdapat cet yang mengelupas selebar kurang lebih lima centimeter. 

Sedangkan kendaraan roda dua milik korban meninggal mengalami kerusakan pada bagian depan dan belakang. Bagian deoan motor tampak ringsek dan dua spion patah. Begitu juga dengan bagian belakang, plat nomor motor pun patah pada bagian kiri.