Plt Walikota Malang, Sutiaji saat berbincang terkait masalah sampah dengan salah satu petugas TPA Supit Urang (Anggara Sudiongko/MalangTIMES)

Plt Walikota Malang, Sutiaji saat berbincang terkait masalah sampah dengan salah satu petugas TPA Supit Urang (Anggara Sudiongko/MalangTIMES)



Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Malang, Sutiaji, mengungkapkan, terkait upaya untuk menekan volume sampah di Kota Malang, pihaknya juga bakal berencana melakukan sidak pada masing-masing mobil dinas yang dipakai oleh para Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemkot Malang.

Hal tersebut dilakukan untuk melihat perilaku para ASN juga ikut memberikan contoh terkait kebersihan, sekaligus penerapan kebersihan pada lingkungan kerja maupun dengan peralatan kerjanya.

"Di mobil teman-teman ASN akan saya razia, apakah di dalamnya ada tempat sampahnya atau tidak. Karena ini contoh dan perilaku yang menjadi cermin, ketika dia tertib, tentunya dalam membuangnyapun tidak akan sembarangan," ungkapnya 

Razia mobil para ASN tentunya akan dilakukan secara acak, termasuk waktu yang tidak ditentukan secara pasti dan bisa dilakukan sewaktu-waktu. Sehingga hal tersebut bisa benar-benar mengetahui seberapa besar kepedulian para ASN terhadap kebersihan lingkungan yang juga berdampak pada sekitarnya.

"Harapannya mereka bisa ikut memilah, sehingga volume sampah yang terbuang bisa menurun," ujarnya beberapa waktu lalu saat berkunjung ke Rumah Pemilahan Kompos Daur Ulang (PKD).

Sementara itu, Pemkot Malang juga berencana akan terus menambah rumah PKD yang berfungsi untuk memilah sampah, sehingga volume buang sampah ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) bisa semakin turun dari angka 500 ton perharinya.

"Selain Reduce, Reuse, Recycle (3R) yang terus dimasyarakatkan, Dinas Lingkungan Hidup juga terus berupaya untuk berinovasi untuk bagaimana menekan dan meminimalisir sampah yang terbuang ke TPA, pasalnya TPA saat ini kondisinya sudah begitu memprihatinkan.

Hemat saya ini menjadi komitmen membangun masyarakat secara totalitas, karena sampah juga bagian dari komitment Kota Malang, pelan-pelan akan kita lakukan," pungkas wali kota terpilih itu.


End of content

No more pages to load