Wali Kota Batu Dewanti Rumpoko (kiri) bersama pemenang kategori Individual perempuan yakni juara I dari Thailand Nunnapat Phuchong (dua dari kanan), juara II dari Indonesia Milawati Sirin (dua dari kiri) dan juara III dari Indonesia Gita Rezky Y Guntari.
Wali Kota Batu Dewanti Rumpoko (kiri) bersama pemenang kategori Individual perempuan yakni juara I dari Thailand Nunnapat Phuchong (dua dari kanan), juara II dari Indonesia Milawati Sirin (dua dari kiri) dan juara III dari Indonesia Gita Rezky Y Guntari.

Indonesia dan Thailand merajai kejuaraan International Paragliding Accuracy World Cup (PGAWC) 2018 seri ke tiga di Kota Batu, pada 13-15 Juli. Mereka mampu merajai kejuaraan ini dari tiga kategori yang dilombakan.

Ke tiga kategori yang dilombakan ini yakni kategori individu pria dan wanita, dan grup. Namun untuk juara I kategori individu pria dan wanita, dan grup semuanya dilibas habis oleh negara Thailand.

Pemenang kategori individual pria PGAWC.

Padahal dalam perlombaan ini diikuti oleh 132 peserta dari 15 negara di dunia. Tetapi hanya dua negara saja yang mampu menaiki podium di landing paralayang, lapangan Songgomaruto, Kelurahan Songgokerto, Kecamatan Batu.

Para pemenang kategori individual pria ASFA 2018.

Tentunya ini menjadi point penting tim Indonesia untuk mempersiapkan kejuaraan Asian Games 2018 mendatang. Berikut daftar pemenang dalam PGAWC seri ke-3 2018.

Kategori Individual pria yakni juara I dari Thailand Tanapat Luangiam, Juara II dari Thailand Jirasak Witeetham dan Juara III dari Indoensia oleh Johny Effendy.

Pemenang kategori Individual perempuan yakni juara I dari Thailand Nunnapat Phuchong, juara II dari Indonesia Milawati Sirin, dan juara III dari Indonesia Gita Rezky Y Guntari. “Senang bisa berkontribusi dengan Indonesia. Indonesia juga menjadi lawan yang kuat bagi kami,” ujar Nunnapat Phuchong atlet Thailand.

Para pemenang kategori individual perempuan ASFA 2018.

Sedangkan untuk pemenang kategori grup yakni juara I dari Thailand A, juara II dari Garuda 1 Indonesia, dan juara III dari Garuda 2 Indonesia. “Wah ini diborong dari Thailand dan Indonesia. Semoga nantinya para atlet ini memberikan kontribusi terbaik untuk negara masing-masing,” ungkap Wali Kota Batu Dewanti Rumpoko.

Ia pun berharap melalu ajang ini wisata paralayang di Kota Batu terus mendatangkan wisatawan dari berbagai negara. Dengan demikian akan mampu meningkatkan kunjungan wisatawan ke Kota Batu.

Sementara itu, pelaksana tugas (plt) Kepala Dinas Pariwisata Kota Batu Imam Suryono menambahkan dengan adanya even ini tentunya diharapkan wisata paralayang ini lebih baik lagi. Karena itu, sarana dan prasarana rencananya bakal akan diperbaiki mulai dari take off dan landing Gunung Banyak.

“Rencananya sarana dan prasarana paralayang mulai dari kamar mandi dilanding dan take off akan kami perbaiki,” kata Imam kepada BatuTIMES.

Para pemenang kategori grup PGAWC seri ke-3 2018.

Sedangkan dalam ajang PGAWC seri ke-3 2018 ini juga menjadi ajang perlombaan tingkat Asia Paragliding Accuracy World Cup (PGAWC) 2018 seri ke tiga di Kota Batu. Sehingga ke dua negara ini tetap merajai kejuaraan.

Berikut daftar pemenang untuk kategori Individual pria yakni juara I dari Thailand oleh Tanapat Luangiam, Juara II dari Thailand oleh Jirasak Witeetham dan Juara III dari Indoensia oleh Johny Effendy.

Para pemenang kategori individual grup ASFA 2018.

Pemenang kategori Individual perempuan yakni juara I dari Thailand oleh Nunnapat Phuchong, juara II dari Indonesia oleh Milawati Sirin, dan juara III dari Indonesia oleh Gita Rezky Y Guntari.

Sedangkan pemenang kategori tim adalah juara I dari Garuda Indonesia, juara II dari Banten Jawara Indonesia, dan juara III diraih oleh Thailand A.