Lima komunitas di Malang usai teken kontrak dengan calon Wakil Wali Kota Malang Ahmad Wanedi di Posko Pemenangan Pasangab Menawan, Selasa (19/6/2018) (Foto : Istimewa)
Lima komunitas di Malang usai teken kontrak dengan calon Wakil Wali Kota Malang Ahmad Wanedi di Posko Pemenangan Pasangab Menawan, Selasa (19/6/2018) (Foto : Istimewa)

Komitmen terhadap visi misi serta program riil terus digalakkan oleh Pasangan Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Malang, Ya,qud Ananda Gudban - H. Ahmad Wanedi (Menawan). Ratusan masyarakat menanda tangani kontrak politik sebagai bentuk komitmen antara warga dan calon pemimpin.

Komitmen dalam bentuk kontrak politik ini terus digeber. Pada Selasa (19/6), sebanyak lima komunitas dari Masyarakat Miskin Kota (Mamikot), Kelompok Disabilitas, Griya Baca, RW 7 Kelurahan Tanjung Rejo dan PKL Kecamatan Sukun mendatangi Posko Pemenangan Paslon Menawan di Jalan Sultan Agung guna menekan kontrak politik.

Calon Wakil Wali Kota Malang, H. Ahmad Wanedi hadir langsung dan menandatangani kontrak politik tersebut. Salah satu perwakilan atas nama Oerip mengatakan, sedikitnya ada beberapa alasan mendukung dan mau melakukan kontrak politik dengan Paslon Menawan. Salah satunya, Oerip menilai jika program kerja dan visi misi Paslon Menawan sangat terukur dan realistis.
"Bahkan bukan progam rencana aksi saja, tetapi berani melakukan kontrak politik mewujudkan programnya,” kata Oerip.

Sementara dari Kelompok Miskin Kota, Anak Jalanan, dan Kelompok disabilitas, yang diwakili Puri Adi, mengatakan, “Selama ini kami tidak pernah dilibatkan dalam proses perencanaan pembangunan, lalu bagaimana aspirasi kami bisa tersalur dan tertampung kalau dalam proses musyawarah pembangunan dari tingkat paling rendah sampai musyawarah pembangunan tingkat kota tidak melibatkan kami?”

Dampaknya, lanjut dia, masyarakat miskin kota selama ini dianggap seperti warga negara tidak berguna. Bahkan hanya sekadar menemui pemimpin saja tidak bisa, karena sarana prasarana yang tidak tersedia.

"Mari kita lihat bersama, sekedar kursi roda saja tidak tersedia di kantor-kantor pemerintahan, makanya kami mengajukan kontrak politik dengan Menawan, agar kedepannya ada jaminan melibatkan kami, agar suara kami didengarkan. Kami dukung sepenuhnya Paslon Menawan untuk terpilih pada Pilkada 27 juni.”

Menanggapi hal itu, Calon Wakil Wali Kota Malang, H. Ahmad Wanedi, menegaskan jika tagline Ayo Noto Malang sejatinya adalah mengajak semua elemen masyarakat untuk berpartisipasi dalam pembangunan. "Masyarakat yang tahu kebutuhan daerahnya masing-masing sehingga Ayo Noto Malang merupakan ajakan untuk membangun bersama Kota Malang dengan prinsip gotong royong," kata Wanedi.

Ia menambahkan, selama ini 25 Program Aksi Menawan telah diterima dengan baik oleh semua kalangan masyarakat dan dianggap sebagai solusi untuk membangun Kota Malang lebih baik di masa mendatang.