Sebanyak 380 petak dan lapak berjualan sudah disiapkan untuk relokasi pedagang Pasar Bunulrejo Kota Malang (Pipit Anggraeni/MalangTIMES)
Sebanyak 380 petak dan lapak berjualan sudah disiapkan untuk relokasi pedagang Pasar Bunulrejo Kota Malang (Pipit Anggraeni/MalangTIMES)

Pasca lebaran, pedagang Pasar Bunulrejo wajib menempati 380 petak dan bedak yang telah dibuat di kawasan depan dan kanan kiri pasar.

Karena relokasi pasar akan segera dilaksanakan dalam waktu dekat.

Kepala Pasar Bunulrejo Jumar Ngadiono menyebut saat ini ada sekitar 185 pedagang dengan total 406 bedak berjualan di dalam pasar.

Namun dari total bedak tersebut, terhitung hanya 380 petak saja yang aktif berjualan.

"Sehingga dibuatkan hanya 380 petak saja. Karena satu pedagang ada yang memiliki tiga sampai empat bedak, jadi kita perhitungkan juga," katanya pada wartawan belum lama ini.

Alasan penempatan baru dilaksanakan pasca lebaran, lanjutnya, sepenuhnya atas permintaan para pedagang sendiri.

Sebelumnya, Dinas Perdagangan juga sudah menyetujui usulan dari pedagang.

Akhir pekan ini, pembangunan petak di sisi depan dan barat serta timur pasar ditargetkan rampung.

Sementara berdasarkan pantauan MalangTIMES, pembangunan lapak sudah hampir rampung.

Pada sisi bagian depan, petak menggunakan bahu jalan dan menimbulkan kemacetan.

Petak yang belum dihuni pun sementara waktu masih digunakan sebagai lahan parkir.

"Nanti setelah ditempati (relokasi), parkir akan digeser. Memang pasti menyebabkan macet, tapi nanti akan dikondisikan Dinas Perhubungan dan Satpol PP," jelas Jumar.

Sebelumnya, Kepala Dinas Perdagangan Kota Malang Wahyu Setyanto menjelaskan, revitalisasi Pasar Bunulrejo memakai dana Tugas Pembantuan (TB) yang melekat di Kementerian Perdagangan sebesar Rp 6 Miliar.

Dengan dana bantuan itu, revitalisasi Pasar Bunulrejo menurutnya akan dibuat dengan konsep pasar wisata.

Nantinya, pasar akan menyerupai Pasar Oro-Oro Dowo namun dengan konsep yang berbeda.

"Salah satunya seperti memberi pernak-pernik topeng, bunga, dan sentra kuliner sesuai keinginan pedagang dan warga sekitar," pungkasnya.