Upacara tradisi penyerahan bendera perang yang digelar Yonif 511/DY
Upacara tradisi penyerahan bendera perang yang digelar Yonif 511/DY

Sebanyak 450 prajurit  TNI dari Batalyion Infanteri 511/DY melaksanakan upacara penyerahan bendera perang dalam rangka satgas Pamtas Darat RI-Malaysia di Entikong-Kalimantan Barat. Upacara dilaksanakan di Lapangan Batalyon 511, Jalan Maluku, Kota Blitar, Senin (14/3/2018).

Bertindak selaku Inspektur Upacara Dandim 0808/Blitar Letkol Inf Kris Bianto. Sementara di Danyonif 511/DY Letkol Inf Jadi bertindak sebagai Komandan Upacara.

Dalam amanat yang dibacakan irup Letkol Inf Kris Bianto, Danrem 081/DSJ Kolonel Inf R. Sidharta Wisnu Graha, mengucapkan selamat atas kepercayaan dan kehormatan yang diberikan oleh bangsa dan negara di pundak prajurit Yonif 511/DY Badak Hitam. Pada dasarnya tugas operasi merupakan dambaan dan kebanggaan bagi setiap prajurit sejati.

“Oleh karena itu, saya beserta seluruh prajurit jajaran Korem 081/Dhirotsaha Jaya dan keluarga besar Yonif 511/Dibyatara Yodha selalu mendoakan agar kalian dapat melaksanakan tugas ini dengan baik dan sukses serta senantiasa dalam perlindungan Tuhan Yang Maha Esa. Sehingga  pada waktunya nanti kalian akan kembali dengan selamat dan dapat membawa nama harum Yonif 511/ Dibyatara Yodha untuk selanjutnya dapat bertemu kembali dengan keluarga besar yang tentunya sangat  saudara cintai dan sayangi,” kata Danrem dalam amanat yang dibacakan Dandim 0808/Blitar.

Ditegaskan, penugasan adalah bagian dari pada upaya TNI khususnya TNI AD dalam rangka mewujudkan stabilitas keamanan. Untuk itu pada kesempatan ini Danrem berharap kepada prajurit yang bertugas agar mampu menangani berbagai permasalahan dan tantangan secara nyata.

Danrem juga menyampaikan beberapa  hal yang harus dihayati dan pahami untuk dijadikan bekal dalam pelaksanaan tugas. Yakni tingkatkan keimanan dan ketaqwaan. Kemudian pahami betul tugas yang diterima dan laksanakan secara baik dan benar serta diikuti dengan ketulusikhlasan hati dalam  bertugas.

“Adakan pendekatan dengan masyarakat setempat serta jalin hubungan kerja yang baik demi tercapainya tugas pokok. Selalu waspada dan jaga keamanan diri serta perlengkapan yang dibawa, pedomani petunjuk pimpinan dalam setiap langkah dan tindakan, pegang teguh Sapta Marga, Sumpah Prajurit dan 8 Wajib TNI serta seluruh prajurit agar senantiasa menjaga kekompakan dalam melaksana-kan misi serta jaga nama baik bangsa Indonesia khususnya TNI-AD di mata dunia," tandasnya.

Ia juga berpesan agar seluruh personel memahami karakterisitik wilayah daerah perbatasan RI-Malaysia, baik itu geografis, demografis, sosial budaya serta potensi ancaman lainnya yang mungkin  timbul.

Di bawah pimpinan Letkol Inf Jadi, S.I.P sebagai Dansatgas Yonif 511/DY, Satgas Pamtas Darat RI-Malaysia akan menjaga keutuhan NKRI di wilayah perbatasan. Mereka akan bertugas mengamankan patok batas negara, menciptakan situasi yang kondusif dan rasa aman kepada masyarakat.

Serta membantu aparat terkait dalam menangani permasalahan ilegal dan gangguan keamanan lainnya. Sesuai jadwal, Satgas Pamtas akan bertolak ke Kalimantan Barat pada Rabu (16/5/2018). Mereka akan berada di sana selama sembilan bulan.(*)