Perempatan Mungkung Desa Wonorejo-Talun meski sudah dicat peringatan dari warga masih tetap sering terjadi kecelakaan. (Foto: Syadiin for BlitarTIMES)
Perempatan Mungkung Desa Wonorejo-Talun meski sudah dicat peringatan dari warga masih tetap sering terjadi kecelakaan. (Foto: Syadiin for BlitarTIMES)

Perempatan Mungkung di Desa Wonorejo Kecamatan Talun Kabupaten Blitar menjadi sebuah tempat yang horor di Masyarakat.

Bukan hantu penyebabnya namun saking seringnya fenomena kecelakaan di simpang empat yang ada di Dusun Mungkung tersebut membuat warga takut ketika melewati.

Salah satu tokoh pemuda desa setempat, Syadiin mengatakan kalau dalam awal tahun 2018 hingga sekarang sudah terjadi 15 kali kecelakaan tepat di simpang empat Mungkung ini.

“Karena saking banyaknya ini sampai dibuatlah Accident List of Mungkung Intersection 2018 yang berisi daftar korban kecelakaan dan tanggalnya. Sudah banyak korban mulai dari warga Mungkung sendiri atau luar daerah yang kecelakaan di sini,” ungkap kepada pewarta BlitarTIMES.

Kecelakaan cukup parah terjadi di perempatan mungkung. (Foto:Syadiin for BlitarTIMES)

Syadiin menerangkan kalau berbagai upaya sudah dilakukan oleh warga desa setempat demi mencegah atau mengurangi kecelakaan. Mulai dari memasang baliho peringatan dari jarak 10 meter dari perempatan, memasang polisi tidur hingga melakukan pengecatan jalan dengan tulisan hati-hati.

Sayang semua usaha warga ini tidak membuahkan hasil dan tetap saja terjadi kecelakaan. Dan mereka berharap pihak yang membidangi urusan jalan dalam hal ini Dinas Perhubungan Kabupaten Blitar turun tangan dalam mengatasi.

Sebab mereka yakin kalau ada hal teknis berkaitan dengan jalan yang membuat kecelakaan sering terjadi di jalan tersebut.

“Kami sudah beriktiar untuk tidak terjadi lagi kecelakaan lagi. Kami berharap ini yang terakhir, kami mohon juga adanya perhatian dari Dihub Blitar untuk jalan ini,” ujarnya.

Dia menambahkan kalau seperti kecelakaan terbaru pada Senin (7/5/2018) pukul 05.30 antara ledok diesel dikendarai Mansur (52) melawan sepeda motor dikendarai Dessy (24) juga cukup parah. Dimana supir ledok dilarikan ke sangkal putung, sedang pengendara motor dilarikan ke rumah sakit Ngudi Waluyo Wlingi.

“Kalau menurut Bapak Joko Santoso Polisi Laka dari Polres Blitar seringnya terjadi kecelakaan di perempatan ini, tentunya perlu adanya Warning Light. Kami ingin segera ditindak lanjuti mengingat pentingnya demi keamanan warga yang selama ini menjadi takut ketika lewat perempatan Mungkung ini,” tuturnya. (*)