Minuman ringan hampir kadaluwarsa tertulis (13/5/2018) ditemukan di salah satu toko di Pasar Wlingi. (Foto:M.Prayogo/ BlitarTIMES)
Minuman ringan hampir kadaluwarsa tertulis (13/5/2018) ditemukan di salah satu toko di Pasar Wlingi. (Foto:M.Prayogo/ BlitarTIMES)

Tim Satgas Pangan Polres Blitar kembali menggelar sidak pada Jumat (11/5/2018). Dengan sasaran sidak pedagang makanan dan minuman (Mamin) yang ada di Pasar Wlingi Kabupaten Blitar.

Pada sidak itu hadir dari Dinas Perdagangan dan Perindustrian, Dinas Peternakan, Dinas Kesehatan Kabupaten Blitar dan Perum Bulog. Mereka mengecek stok komoditas sembako, perkembangan harga serta keamanan makanan dan minuman dari kadaluwarsa.

Pantauan di lapangan, saat sidak ke salah satu toko sembako ditemukan minuman kadaluwarsa dan makanan sambel pecel tanpa tanggal kadaluwarsa tapi terlihat menurun kualitasnya.

Minuman tersebut adalah minuman bubuk serbuk yang sudah kadaluwarsa sejak bulan Maret kemarin. Dan minuman ringan yang hampir masuki kadaluwarsa hanya dua hari besok.

Pemilik toko, Meri menjelaskan kalau dia tahunya hanya menerima barang dari agen. Dan hanya ketika tahu barang kadaluwarsa dia baru menghubungi agen untuk menukarkan barang.

“Kalau saya dari agen memberi barang saya jual yang barang lama yang belum terjual dulu. Nanti kalau barang lama sudah habis baru saya jual barang baru untuk menghindari kadaluwarsa,” ucapnya.

Pada saat itu, Tim Satgas Pangan memberi bimbingan pada pemilik toko ini bahwa perlu juga memantau tanggal kadaluwarsa barang-barang dagangan. Sebab kalau sampai ada konsumen yang keracunan dari barang kadaluwarsa tersebut penjual akan ikut bertanggung jawab.

Tim Satgas Pangan sedang memeriksa stok barang di gudang penyimpanan di salah satu toko sembako di Pasar Wlingi. (Foto: M.Prayogo/ BlitarTIMES)

Setelahnya tim satgas bergeser ke kios rempah-rempah dan daging. Dari kios dan rempah-rempah dan daging tidak ditemukan daging yang kualitas buruk atau daging hewan mati kemarin (tiren) serta rempah-rempah busuk yang dijual.

Secara keseluruhan dari kestabilan stok dan harga makanan dan minuman di Wlingi masih dikatakan stabil. Dan stok barang masih mencukupi dalam memenuhi permintaan warga yang cenderung meningkat di masa Ramadan.

“Harga barang-barang masih stabil. Seperti beras masih aman dan stabil harganya di kisaran 9000 untuk beras medium dan 12.000 untuk premium yang masih di bawah batas HET dari Bulog. Untuk lainnya belum ada peningkatan yang signifikan hanya saja kita amati untuk bawang merah dan putih agak naik sekitar 2 ribu rupiah,” terang Kasatreskrim Polres Blitar, AKP Rifaldhy merangkum hasil sidak hari itu. (*)