Suasana sosialisasi pendataan Potensi Desa (Podes) 2018 dan Survei Pertanian Antar Sensus (Sutas) 2018. (Foto: Ist)

Suasana sosialisasi pendataan Potensi Desa (Podes) 2018 dan Survei Pertanian Antar Sensus (Sutas) 2018. (Foto: Ist)



Pemerintah Kabupaten Kediri melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) bekerja sama dengan Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Kediri,  menggelar Badan Koordinasi Informasi Masyarakat (Bakoinmas) bertempat di Ruang Kilisuci Kantor Pemkab Kediri, Kamis (3/5/2018).

Turut hadir dalam acar Bakoinmas ini Kabid Pelayanan Informasi Publik Dinas Kominfo, Drs. Sujud Winarko, MM, perwakilan SKPD serta kecamatan se-Kabupaten Kediri.

Sementara itu bertindak sebagai pembicara Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kab. Kediri Lilik Wibawati, SE. serta Kasubag Keuangan Bappeda Kab. Kediri Rofan Fahru, SE. MM.

Acara tersebut bertema tentang sosialisasi pendataan Potensi Desa (Podes) 2018 dan Survei Pertanian Antar Sensus (Sutas) 2018. Lilik Wibawati menyampaikan BPS Kab. Kediri melaksanakan pendataan pemetaan Podes dan survei Sutas pada bulan Mei di 343 desa seluruh Kabupaten Kediri.

"Tujuan dari pendataan Podes ini adalah untuk memetakan informasi mengenai kualitas infrastruktur dan keseluruhan potensi ekonomi, sosial, sumber daya manusia dan alam yang dimiliki oleh desa sehingga nantinya dapat mengangkat potensi yang ada di desa, apalagi sejak bergulirnya Dana Desa (DD) sebagai percepatan pembangunan yang dikelola langsung masyarakat desa,” ucapnya.

Kemudian survei Sutas untuk mengetahui populasi dan produksi komoditas di bidang pertanian mengingat pesatnya perkembangan dan perubahan di sektor pertanian, kemajuan teknologi, serta perubahan musim dan harga.

"Para petugas survei nantinya mendapat data dari tingkat desa, kecamatan, hingga kabupaten harus dapat persetujuan dari pemangku wilayah terlebih dahulu. Di Kediri ada 54 petugas survei, setiap petugas bertanggung jawab mendata 6-7 desa/ kelurahan,” tegasnya. (Adv/Kominfo)


End of content

No more pages to load