Aksi pelaku curanmor Honda Beat putih di kos-kosan perempuan di wilayah Dinoyo sudah terekam CCTV. (foto : @Arya Bin Rudi)
Aksi pelaku curanmor Honda Beat putih di kos-kosan perempuan di wilayah Dinoyo sudah terekam CCTV. (foto : @Arya Bin Rudi)

Masyarakat di Malang Raya harus lebih waspada dan hati-hati saat memarkir kendaraan di tempat umum meski sudah dikunci stang.

Pasalnya, beredar informasi di media sosial peristiwa pencurian kendaraan bermotor di Kota Malang.

Salah satunya diposting pemilik akun @Arya Bin Rudi. Ia memosting sekitar 21 foto pelaku pencurian motor terekam CCTV.

Dalam postingannya, ia mengatakan "Zoom maling motor di wilayah Dinoyo, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang,".

Dari foto yang diunggah tampak seorang pelaku berjalan kaki dengan mengenakan jaket hijau, bercelana jeans biru dan mengenakan topi warna hitam sambil memantau lalu lalang warga sekitar.

Dirasa sepi ia langsung melancarkan aksinya mengambil motor di lokasi sasarannya. 

Dari postingan itu beberapa netizen berkomentar dan mengaku mengetahui tempat kejadian tersebut.

Seperti ditulis @Stiemunth bahwa kejadiannya di Kampung Baru MT Haryono Gang 1, Dinoyo tepatnya depan McD.

"Lokasinya di kos-kosan cewek, jalannya gang turun ke bawah. Pelaku mengambil satu unit motor Honda Beat warna putih,".

Menurutnya, di lokasi tersebut tidak sekali ini saja terjadi kehilangan motor.

Diduga pelaku sudah mahir dan merupakan spesialis pencuri kendaraan jenis matic.

"Sudah tiga kali di situ kejadiannya. Akhirnya, sama pemilik kos-kosan yang sekarang di pasang kamera CCTV. Dan yang kasihan lagi korban yang kehilangan motor itu pinjam teman sebelah kamarnya.

Kemudian, @Ferry Adinata "Dengan orang atau lelaku yang masih sama spesialis Honda Beat. Waktu kejadian di Landungsari dan Kotalama. Gimana pak polisi kuk masih berkeliaran orang ini,".

Lalu, @Niati Rahma berkomentar "Mungkin malingnya spesial matic mbak. Motor punyaku kemarin beat juga hilang di wilayah Tlogomas,".

@Aguz Noor "Sepertinya sudah di gambar lama lokasinya. Tidak mungkin kalau maling langsung nekat. Hati-hati dan waspada saudara, menjelang hari raya mesti saya ingat-ingat pasti rame maling lagi,".