Kondisi dapur rumah Suprihatin menjadi hangus gara-gara tabung gas yang tidak terpasang sempurna. (Foto: Polres Blitar)
Kondisi dapur rumah Suprihatin menjadi hangus gara-gara tabung gas yang tidak terpasang sempurna. (Foto: Polres Blitar)

Rumah Suprihatin (53) warga Dusun Jajar Desa/Kecamatan Selopuro Kabupaten Blitar hampir saja ludes terbakar api pada Minggu (29/4/2018) gara-gara sebuah tabung gas melon LPG 3 Kg.

Kejadian itu bermula dari Suprihatin yang pagi itu pukul 06.30 hendak memasak di dapur rumahnya. Waktu itu gas di kompornya habis lalu dia membeli dan menggantinya dengan yang baru.

Hanya saja pemasangan tabung gas itu tidak tepat hingga terdengar suara mendesis di ujung tabung yang berhubungan dengan selang. Sedang suara mendesis tersebut dihiraukan dan menyalakan kompor untuk memasak.

“Lalu saat sedang menyalakan api langsung membesar dan menyambar tabung menimbulkan api semakin besar. Lalu korban keluar dapur meminta tolong warga sekitar,” ungkap Kapolres Blitar AKBP Anisullah M Ridha.

Api tersebut berhasil dipadamkan 30 menit kemudian dengan bantuan warga sekitar. Hanya saja dapur sudah ludes terbakar lantaran dapur terbuat dari anyaman bambu yang mudah sekali terbakar.

Sedang bagian rumah lainnya untung tidak sampai terkena jilatan api. Akibat kejadian tersebut keluarga korban mengalami kerugian sekitar Rp 5.000.000.

“Masyarakat harus sering- sering diedukasi tentang penggunaan tabung gas yang aman.  Juga antisipasi awal jika ada gejala “tidak beres” pada tabung,” pinta Kapolres Blitar. (*)