Sebagian miras yang dirilis Polres Tulungagung menurut AMTB berasal dari Kafe Markas dan Venus (Foto: Anang Basso/ TulungagungTIMES)
Sebagian miras yang dirilis Polres Tulungagung menurut AMTB berasal dari Kafe Markas dan Venus (Foto: Anang Basso/ TulungagungTIMES)

Sejumlah sitaan minuman keras brand mahal yang dirilis Polres Tulungagung dalam Tumpas Narkoba Kamis (26/04) lalu ternyata sebagian merupakan hasil sitaan dari operasi yang dilakukan Polsek Kota dari yakni dua yKafe Markas dan Venus.

Hal tersebut awalnya disampaikan oleh Ketua Presidium Aliansi Muslimin Tulungagung Bersatu (AMTB) saat bertemu Kapolres dalam sebuah acara Silaturahmi Ormas di Boyolangu.
"Tadi padi saya ketemu Kapolres, saat itu saya tanyakan, itu miras yang disampaikan di media hasil operasi ada yang dari Kafe Markas dan Venus, Kapolres membenarkan," kata Khamim.

Masih menurut Khamim, selain membenarkan Kapolres mengatakan telah menyampaikan hasil sita miras yang dilakukan ke pihak pemerintah Kabupaten Tulungagung."K apolres mengatakan pada saya jika sudah menindaklanjuti temuan miras di Venus dan Markas ke Pemkab," jelasnya.

AMTB menurut Khamim akan merespon apa yang disampaikan Kapolres itu ke Dinas Kebudayaan dan Pariwisata untuk menunjukkan bahwa pelanggaran terhadap peraturan daerah (Perda) kembali terjadi.
"Karena ini temuan resmi dan sudah disampaikan ke pemerintah kabupaten, maka kami akan bentuk tim dan segera ke Dinas Pariwisata. Tujuannya mengatakan jika pelanggaran kembali terjadi, maka penutupan terhadap tempat hiburan yang melanggar itu jangan lagi didebatkan dan dibantah. Ini kan jelas," ungkapnya.

Sementara saat dikonfirmasi mengenai hal tersebut, Kapolres Tulungagung AKBP Tofik Sukendar membenarkan telah bertemu dengan ketua presidium AMTB, Khamim Badruzzaman. Bahkan saat TulungagungTIMES, menjelaskan apa yang disampaikan Khamim, Tofik tidak membantah.
"Iya betul, bukannya kita sudah press relaese hasil tumpas miras dan narkoba," jelasnya.

Kapolres memastikan informasi yang diterima AMTB tidak salah, bahwa di dua tempat yang dimaksud kembali polisi menemukan minuman keras (miras) tidak berizin.
"Temuannya (dari Markas dan Venus) adanya miras tak berizin," pungkasnya.

Sebelumnya, dalam rilis yang diselenggarakan pasca upacara Operasi Patuh Semeru 2018 itu Satnarkoba menunjukkan barang bukti beserta tersangka.
"Dari yang kita peroleh ini, jumlah barang bukti Dobel L 26.979 Ribu, Sabu-Sabu 21,89 gram, miras 497 botol berbagai jenis. Ada jenis kunthul, vodka, iceland, whisky, red label dan lainnya," papar Andik

Masih menurut Wakapolres, di Tulungagung merupakan wilayah subur peredaran miras oplosan.
"Di Tulungagung ini kebanyakan konsumen, tapi ada beberapa yang berusaha mengoplos (produsen)," jelasnya sambil menunjukkan miras jenis Ciu telah siap dikemas di botol kosong yang juga turut diamankan.