Kapolrestabes Surabaya Kombespol Rudi Setiawan

Kapolrestabes Surabaya Kombespol Rudi Setiawan



Polrestabes Surabaya memiliki komitmen akan menindak tegas dan tanpa kompromi terhadap anggota yang melanggar hukum. Hal ini dibuktikan oleh Sie Propam Polrestabes Surabaya yang sudah menahan dan memeriksa empat oknum polisi. Mereka diamankan setelah dilaporkan masyarakat dengan dugaan melakukan pemerasan kepada orang yang diduga terkena masalah penyalahgunaan narkoba.

Kasubbag Humas Polrestabes Surabaya, AKP Cinthya Dewi Ariesta, mengatakan ada laporan dari masyarakat yang diterima Propam Polrestabes Surabaya. Yakni oknum polisi diduga meminta uang dari orang yang tersangkut narkoba. Empat oknum polisi yang diamankan Propam Polrestabes Surabaya, yakni Bripka S, Aiptu A, Aipda M, Brigadir T. Mereka bertugas di Polsek Pakal dan Rungkut Surabaya.

“Status empat anggota polisi ini terpersiksa karena diduga melakukan pelanggaran disiplin,” ujar Cinthya.

Menurut Cinthya, Sie Propam mendapat laporan dari masyarakat bahwa empat oknum polisi itu meminta uang Rp 20 juta. Uang sebesar itu diminta terkait orang yang dituduh tersangkut narkoba.  Laporan tersebut, selanjutnya ditindaklanjuti pihak Propam dengan mengamankan empat oknum polisi tersebut.

“Kami masih melakukan penyelidikan dan pemeriksaan. Katanya baru satu kali ini melakukan (dugaan pemerasan),” jelas Alumnus Akpol 2006 ini.

Kendati diamankan dan dilakukan pembinaan di Polrestabes, dari empat oknum polisi itu tidak ditemukan barang bukti uang yang diminta. “Kami tak menemukan barang buktinya, tapi tetap kami proses. Karena ini pelanggaran disiplin,” ujar wanita kelahiran Bekasi ini.

Kepada masyarakat Cinthya berpesan agar tidak takut dan segan untuk melaporkan kepada petugas dalam hal ini Propam apabila ditemukan pelanggaran yang dilakukan oleh oknum.

“Kami mohon peran serta masyarakat untuk melaporkan kepada Humas maupun Propam Polrestabes Surabaya apabila menemukan adanya pelanggaran yang dilakukan anggota Polri di lapangan,” bebernya.

Dia menambahkan masyarakat tidak perlu ragu melakukan hal itu. "Karena sudah menjadi komitmen dari Bapak Kapolrestabes juga untuk memberikan tindakan tegas kepada anggota yang melanggar," imbuhnya.


End of content

No more pages to load