Eko Budi Winarso, kepala Dispendukcapil Kabupaten Blitar.(Foto : Aunur Rofiq/BlitarTIMES)
Eko Budi Winarso, kepala Dispendukcapil Kabupaten Blitar.(Foto : Aunur Rofiq/BlitarTIMES)

 Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) Kabupaten Blitar melibatkan Muslimat dan Fatayat NU dalam menyukseskan program kartu identitas anak (KIA).

Melalui kerjabsama ini, Dispendukcapil berharap KIA sebagai identitas resmi negara dapat dimiliki merata oleh seluruh anak di Kabupaten Blitar. Khususnya putra-putri warga Nahdlatul Ulama (NU).

“Selain PAUD, kami juga gandeng Muslimat dan Fatayat NU. Melalui kerja sama ini, lembaga pendidikan yang berada dibawah naungan Fatayat dan Muslimat akan ikut memfasilitasi pengurusan KIA,” kata Kepala Dispendukcapil Kabupaten Blitar Eko Budi Winarso.

Kerjabsama Dispendukcapil dengan Fatayat dan Muslimat NU ini sudah berjalan. Selain dengan dua lembaga itu, Dispendukcapil Kabupaten Blitar juga bekerja sama dengan lembaga pendidikan lainnya seperti IGTKI dan Dinas Pendidikan.b“Lembaga-lembaga itu mengoordinasi pembuatan KIA dengan pengumpulan persyaratan pembuatan KIA yaitu akta kelahiran,” tukasnya.

Lebih dalam, Eko Budi menyampaikan, dalam pembuatan KIA pihaknya juga menerapkan program 2 in 1, 3 in 1, dan 4 in 1. Lewat program ini, pemohon yang mengurus akta kelahiran bisa langsung memperoleh KIA dengan proses cepat dan mudah.

“Itu program inovasi kita. Pemohon bisa langsung kita terbitkan KIA, akta kelahiran dan KK nya sekalian,” ungkapnya.(*)