Jenazah korban siap dimakamkan setelah dilakukan pemeriksaan oleh pihak terkait / Foto : Anang Basso / Tulungagung TIMES
Jenazah korban siap dimakamkan setelah dilakukan pemeriksaan oleh pihak terkait / Foto : Anang Basso / Tulungagung TIMES

Bermaksud memancing ikan di kolam, penyakit epilepsi yang dialami Amri Widodo (37), warga Dusun Pelem RT 01/ RW 02 Desa Serut, Kecamatan Boyolangu, Kabupaten Tulungagung, kambuh. Akibatnya, diduga tidak bisa mengendalikan diri, Amri jatuh di kolam yang berakibat dirinya tewas. 
"Saat itu saya tahu di rumahnya ada beberapa petugas. Lalu saya cari tahu dan ternyata ada orang kecebur kolam. Katanya korban sakit ayan (epilepsi - red) dan kumat lalu jatuh ke air," kata Hari (43) warga yang sempat menyaksikan proses evakuasi.

Hari yang rumahnya cukup jauh mengaku tidak begitu mengenal korban. Namun dari cerita warga sekitar, memang korban sudah cukup lama menderita penyakit epilepsi. 

Kapolsek Boyolangu AKP Puji Widodo membenarkan kejadian tersebut. Menurut Puji, bermula saat korban  memancing di kolam. Namun, keluarganya yang curiga setelah diketahui lama tidak pulang akhirnya bersama-sama dilakukan pencarian. "Setelah  dicari oleh keluarganya, korban ditemukan di kolam belakang rumah," kata dia. 

Saat ditemukan kondisi korban diketahui sudah meninggal dunia. Akhirnya keluarga melakukan evakuasi dan menghubungi pihak kepolisian. 

"Saat ditemukan sudah dalam keadaan meninggal dunia dan setelah dilakukan pemeriksaan tidak ada tanda-tanda penganiayaan dan korban mempunyai riwayat penyakit epilepsi," ungkap kapolsek. 

Polisi mendatangi rumah duka dan melakukan olah TKP serta mencatat identitas saksi. Setelah dibuatkan surat pernyataan bersama keluarga dan pihak terkait, akhirnya korban langsung bisa dimakamkan. (*)