Bripka Yulianto saat dirawat di RS Bhayangkara Polda Jatim

Bripka Yulianto saat dirawat di RS Bhayangkara Polda Jatim



Di balik tertangkapnya DPO narkoba Ifron Muchtarom, ada kisah heroik. Dimana ternyata ada anggota polantas yang sampai ditabrak serta dilindas tubuhnya oleh mobil pelaku.

Polantas tersebut adalah Bripka Yulianto. Dia saat ini menjalani perawatan di Rumah Sakit Bhayangkara Polda Jatim akibat mengalami cedera.

Kapolrestabes Surabaya, Kombespol Rudi Setiawan mengatakan bahwa tersangka berinisial IM pernah ditangkap di kawasan Jalan Dukuh Pakis Surabaya pada 6 Februari lalu. Dalam penangkapan tersebut, polisi menemukan barang bukti satu bungkus plastik klip berisi narkoba jenis sabu-sabu seberat 1,6 gram.

Namun pemuda berusia 26 tahun asal Benjeng, Gresik, Jawa Timur itu melarikan diri saat proses interogasi di markas Kepolisian Sektor (Polsek) Simokerto Surabaya.

“Selanjutnya kami melakukan penyelidikan untuk mengetahui keberadaan tersangka. Hingga akhirnya siang tadi didapat informasi bahwa tersangka berada di Jalan Kunti Surabaya mengendarai mobil merk Toyota Vios warna hitam, Nomor Polisi L-1555-QO,” ujar Rudi.

Polisi pun mendatanginya. Namun Ifron segera kabur dengan memacu mobil yang dikendarainya. Polisi sempat beberapa kali mengeluarkan tembakan peringatan, namun pelaku mengabaikannya. Petugas lalu lintas yang bertugas di jalan raya pun dikerahkan untuk menghentikan laju kendaraan yang dikemudian pelaku.

Namun seorang petugas polisi lalu lintas, Bripka Yulianto yang mencoba menghadang laju kendaraan Ifron saat melintas di Jalan Pahlawan justru ditabrak. "Saya memberikan apresiasi dan penghargaan setingginya kepada segenap anggota yang berhasil membekuk pelaku kendati harus mengalami cedera," tegas Rudi.
 

 

“Seorang anggota kami terluka akibat ditabrak pelaku. Juga terdapat seorang warga lainnya yang ditabrak di tengah pelariannya,” lanjutnya.

Aksi Ifron terhenti di perlintasan kereta api Jalan Bunguran karena bersamaan saat pelaku melintas palang pintu sedang posisi menutup jalan. Seketika massa bergerak mengepung, di antaranya merusak mobil dan menyeret pelaku keluar serta menghajarnya beramai-ramai.

“Beruntung petugas kami segera meredam emosi massa dan mengamankan pelaku. Selanjutnya dibawa ke Polrestabes Surabaya guna proses penyelidikan dan pemeriksaan lebih lanjut,” pungkasnya.

Setelah berhasil diamankan petugas, Ifron selanjutnya dilakukan tes urine dan hasilnya positif menggunakan Narkotika jenis Sabu. Hingga malam ini pelaku IM masih dalam proses penyelidikan Polrestabes Surabaya. Dia dijerat Pasal 112, Ayat 1, Undang-undang Republik Indonesia Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

Seperti diberitakan sebelumnya Polrestabes Surabaya mengamankan pelaku yang masuk kedalam Daftar Pencarian Orang (DPO) atas buron kasus narkoba berinisial IM. Dia tertangkap setelah sempat dikepung massa dalam pelariannya dari kejaran Kamis (15/2).

 


End of content

No more pages to load