Bupati Situbondo pakai jaket abu-abu menyaksikan Kapolres menandatangani Restorasi Gedung Eks Karesidenan Besuki (Foto Heru Hartanto/ SitubondoTIMES)
Bupati Situbondo pakai jaket abu-abu menyaksikan Kapolres menandatangani Restorasi Gedung Eks Karesidenan Besuki (Foto Heru Hartanto/ SitubondoTIMES)

Kapolres Situbondo AKBP. Sigit Dany Setiyono, SH, SIK, MSc, Eng dan Bupati Situbondo H. Dadang Wigiarto SH melaksanakan perjanjian kerja sama atau Memorandum of Understanding (MoU) Restorasi Gedung Eks Karesidenan Besuki yang akan dijadikan salah satu obyek wisata sejarah di Kabupaten Situbondo, Jumat (9/2/2018).

MoU yang berlangsung di ruang rapat bupati lantai II Pemkab Situbondo itu, dihadiri Sekretaris Daereh Drs. H. Syaifullah MM, Pejabat Utama Polres, para kabag dan kepala dinas berlangsung khidmat. "Kami atas nama pimpinan Kepolisian Resor Situbondo mengucapkan terima kasih atas kerjasama yang selama ini terjalin dengan baik," jelas Kapolres mengawali sambutannya di hadapan Bupati Situbondo.

Dalam rangka penanganan bangunan gedung eks Karesidenan Besuki yang mengandung nilai-nilai sejarah ini, kata Kapolres, perlu di jaga bersama. "Gedung eks Karesidenan Besuki merupakan bagian yang tak dapat dipisahkan dengan sejarah besarnya Kabupaten Situbondo saat ini. Sebab, cikal bakal, berdirinya Pemerintahan Kabupaten Situbondo seperti sekarang ini, berawal dari Besuki," kata Kapolres.

Selain itu, Kapolres juga mengucapkan terima kasi karena mendapatkan kepercayaan dan dukungan dari Pemerintah Kabupaten Situbondo terkait kepemilikan Gedung eks Karesidenan Besuki yang dikelola oleh Kepolisian Republik Indonesia. "Dengan bangga dan bertanggungjawab, kami siap mengelola dan mengembangkan aset atau gedung eks Karesidenan Besuki tersebut," tuturnya.

Selanjutnya, dengan diawali perjanjian kerjasa tersebut, maka Kapolres berharap, hubungan antara Polres Situbondo dengan Pemerintah Kabupaten Situbondo semakin erat.

"Kami juga akan berkomitmen untuk mengerahkan anggota semaksimal mungkin dalam mempertahankan dan mengembangkan keberadaan gedung tua eks Karesidenan Besuki dengan sumber daya manusia yang dimiliki anggota. Sehingga gedung tua eks Karesidenan Besuki itu bisa bermanfaat untuk kepentingan masyarakat Besuki dan masyarakat Kabupaten Situbondo," pungkasnya.

Sementara itu, Bupati Situbondo H. Dadang Wigiarto SH menanggapi apa yang telah disampaikan Kapolres mengatakan, proses MoU antara Pemkab Situbondo dengan Polres Situbondo mengenai pemanfaatan gedung eks Karesidenan Besuki untuk kepentingan publik yang berkaitan pembangunan dan pengembangan obyek wisata.

"Yang menjadi catatan bagi seluruh seteacholder di Pemerintah Kabupaten Situbondo dalam membangun bekerjasama dengan jajaran Kepolisian Resor Situbondo tak mementingkan egosektor masing-masing dinas. Kita harus bisa mengedepankan kebersamaan dalam membangun tujuan wisata," jelas Bupati Dadang.

Ibarat sebuah proses, kata Bupati Dadang, ini merupakan proses yang sangat bagus. "Dalam membangun pariwisata, pemerintah daerah tidak perlu mempertahankan egosektoralnya, karena substansi negara pada dasarnya sama, kepolisian juga bisa mengelola pariwisata sehingga bisa lebih mewarnani coraknya. Bagi pemerintah daerah yang terpenting bagaimana pembangunan pariwisata tersebut akan menjadi daya ungkit yang memiliki power besar untuk mengembangan atau membangkitkan daya saing daerah," ujarnya.

Tak hanya itu saja yang disampaikan Bupati Dadang, dia juga menjelaskan, dengan pembangunan pariwisata maka diharapkan bisa membangkitkan sumber-sumber ekonomi atau tumbuhnya perekonomian baru.

"Untuk pengembangan atau pembangunan pariwisata tak bisa dilakukan hanya satu titik, namun harus ada titik-titik lain atau zona lain yang saling mendukung satu sama lainnya. Sehingga masyarakat luar yang akan berkunjung ke Kabupaten Situbondo bisa melihat pilihan-pilihan pariwisata yang tersedia di Kabupaten Situbondo," pungkasnya. (*)