Anggota Polsek Poncokusumo menunjukkan lokasi tersangka mencuri sapi milik Matokah warga Desa Wringinanom, Poncokusumo, Kabupaten Malang. (foto : Istimewa)

Anggota Polsek Poncokusumo menunjukkan lokasi tersangka mencuri sapi milik Matokah warga Desa Wringinanom, Poncokusumo, Kabupaten Malang. (foto : Istimewa)



Pencurian hewan ternak sapi berhasil digagalkan. Tiga kawanan berhasil diringkus. Agus Setiono (30 tahun), dan Sulistiono (34 tahun) warga Desa Simojayan, Ampelgading dan Agus Prasetyo (40 tahun) warga Desa Bringin, Kecamatan Wajak. 

Mereka berhasil dibekuk saat berencana mencuri sapi milik Matokah warga Desa Wringinanom, Kecamatan Poncokusumo, Kabupaten Malang.

Kini mereka meringkuk di tahanan Polsek Poncokusumo. Ketiganya dijerat Pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan, ancaman hukumannya 7 tahun penjara.

Anggota Reskrim Polsek Poncokusumo berhasil menangkap tersangka yang mencuri dua sapi milik Matokah warga Desa Wringinanom, Kecamatan Poncokusumo, Kabupaten Malang. "AKsi pencurian itu berhasil digagalkan pemilik," kata Kapolsek Poncokusumo, AKP Agus Siswo Hariadi.

Dia lantas menjelaskan, aksi pencurian itu bermula pada Minggu (4/2/2018) dini hari. Para tersangka memiliki peranan berbeda. Agus Setiono bertugas sebagai sopir. Sedangkan dua pelaku lainnya Sulistiono dan Agus Prasetyo bertugas untuk mencuri.

Rupanya, saat mereka beraksi, pemilik sapi memergoki aksi pencurian yang mereka lakukan. "Saat itu pemilik rumah dan temannya melakulan pengecekan di lokasi kandang sapi, ternyata kandang terbuka. Para tersangka sudah sempat membawa sapi ke perkebunan tebu di sekitar rumahnya," jelasnya.

Mengetahui kandang terbuka, akhirnya korban teriak minta tolong. Warga pun turut mengejar pelaku. "Akhirnya warga mengejar dan menemukan sapi sekitar 500 meter dari kandangnya dan menemukan mobil yang diduga untuk mengangkut sapi curian tersebut," terangnya.

Setelah itu warga berasma Anggota Reskrim Polsek Poncokusumo berhasil menangkap ketiga tersangka dan langsung digelandang ke Mapolsek Poncokusumo.


End of content

No more pages to load