Ilustrasi begal (linksatu)

Ilustrasi begal (linksatu)



Masyarakat harus lebih waspada ketika melewati kawasan Sawojajar pada malam hari. Pasalnya, pelaku begal yang beberapa kali beraksi di kawasan ini banyak melancarkan aksinya di daerah gelap dan sepi.

31 Januari 2018 lalu, seorang warga Perumahan Bulan Terang Utama (BTU), Sawojajar, Kota Malang M.Indrawati (33) harus bernasib nahas. Ia menjadi korban jembret saat akan sampai di rumahnya. 

Peristiwa itu terjadi Kamis (1/2/2018) pukul 19.30 WIB. Saat itu korban pulang dari rumah temannya. Saat tiba di Jalan Danau Sentani, di depan sebuah salon, korban tiba-tiba dipepet dua orang yang langsung menendang motornya hingga terjatuh.

Setelah terjatuh, satu pelaku turun dan langsung mengeluarkan celurit dari dalam bajunya dan mengalungkannya ke leher korban.

Pelaku lalu memaksa korban memberikan harta bendanya. Merasa terancam, korban akhirnya memberikan perhiasan, uang dan handphone miliknya kepada pelaku. Setelah itu, pelaku pun kabur.

Setelah pelaku pergi, korban langsung pulang ke rumah dan menceritakan hal tersebut kepada keluarganya. Korban sempat mengenali ciri-ciri pelaku yang memakai motor berjenis Vario, berbadan tinggi besar dan berkumis tebal.

"Takutnya, pelaku menyalahgunakan handphone saya untuk menghubungi teman-teman yang nomornya tersimpan di kontak handphone lalu minta kiriman uang atau lainnya. Tadi saya juga bilang sama-teman-teman saya lewat media sosial kalau baru jadi korban begal," jelasnya.

Akibat kejadian tersebut, korban menderita kerugian kurang lebih sekitar Rp 3 juta.


End of content

No more pages to load