Kondisi jalan akses menuju pantai Kondang Merak Kabupaten Malang berlumpur dan menyulitkan pengendara yang melintas. (Foto: Nurlayla Ratri/MALANGTIMES)
Kondisi jalan akses menuju pantai Kondang Merak Kabupaten Malang berlumpur dan menyulitkan pengendara yang melintas. (Foto: Nurlayla Ratri/MALANGTIMES)

Wisatawan yang ingin melepaskan penat di kawasan Pantai Kondang Merak, Kabupaten Malang musti melakukan persiapan ekstra. Terutama saat musim penghujan.

Jika ingin menggunakan kendaraan pribadi, harus dipastikan dalam kondisi prima. Sebab, jalan akses menuju pantai tersebut cukup sulit ditempuh. Bak lintasan off-road, banyak kubangan lumpur yang bisa menyebabkan selip ban kendaraan.

Jarak tempuh menuju pantai di wilayah Desa Sumberbening, Kecamatan Bantur itu sebenarnya tidak terlampau jauh. Hanya sekitar 10 menit jika kondisi jalan normal. Namun karena kondisi jalan yang berdasar batuan karang itu banyak genangan air, dibutuhkan waktu hingga sekitar 30 menit. 

Seperti kemarin (1/1/2018) saat MalangTIMES mengunjungi pantai tersebut. Masuk dari jalur lintas selatan (JLS) pukul 16.20 dan sampai di loket masuk pukul 16.50. Dalam perjalanan pun, mobil sempat terbentur batu karang cukup keras saat menghindar kubangan air. 

Mobil wisatawan lain pun sempat tergelincir keluar jalur. Akibatnya mobil tersebut cukup kesulitan keluar dari tanah pasir berumput di sisi kanan kiri jalan. "Wah, medannya lumayan bikin keringatan. Susah kalau pakai mobil keluarga. Cocoknya pakai (mobil berpenggerak) 4 x 4 lewat sini," ujar Decky Aprianto.

Wisatawan asal Surabaya itu mengaku sengaja datang karena terpikat foto-foto menarik pantai Kondang Merak yang beredar di internet. "Sayangnya sampai di sini ombak tinggi sehingga nggak bisa main di air. Kami mau ke Pantai Banyu Meneng saja," ungkapnya. 

Keluhan soal akses juga dirasakan Rahadian, dia datang bersama suami dan tiga anaknya ke Kondang Merak. "Dulu pernah ke sini, memang jalannya sudah lebih lebar. Tapi medannya itu lho, minta ampun," ujar perempuan asal Sawojajar, Kota Malang itu. 

Rahadian berharap, pemerintah memperbaiki akses jalan tersebut. Apalagi lokasinya berdekatan dengan Pantai Balekambang dan JLS. "Kalau Balekambang kan biasanya ramai sekali, jadi Kondang Merak bisa jadi alternatif. Sayangnya jalannya masih belum bagus ya," tuturnya. 

Pantai Kondang Merak sudah cukup dikenal bagi wisatawan Malang Raya. Bahkan pantai ini sudah menjadi jujugan wisatawan lokal maupun asing untuk bermain snorkeling (sejenis menyelam). Keunggulan sebagai tempat snorkeling inilah yang menjadi salah satu daya tarik yang ditawarkan pantai tersebut.

Jumadi, salah satu warga setempat juga berharap hal serupa. Meski pada libur pergantian tahun, wisatawan meningkat signifikan dibanding hari-hari biasa, menurutnya, saat penghujan jumlah pengunjung cenderung menurun.  "Kalau jalannya bagus, tentu yang datang lebih banyak. Kami yang punya usaha di sini tentu terbantu," harapnya.