Ilustrasi orang tenggelam di laut. Dalam laka laut di pantai BTS, baru satu korban yang ditemukan. Sedangkan dua korban lainnya masih dalam pencarian. (Istimewa)

Ilustrasi orang tenggelam di laut. Dalam laka laut di pantai BTS, baru satu korban yang ditemukan. Sedangkan dua korban lainnya masih dalam pencarian. (Istimewa)


Pewarta

Nana

Editor

Yunan Helmy


Kembali kasus kecelakaan laut (laka laut) terjadi di wilayah selatan Kabupaten Malang. Tidak tanggung-tanggung, dalam laka laut tersebut, tiga orang hilang ditelan ombak Pantai Bangsong Teluk Asmara (BTS) yang terletak di Desa Gajahrejo, Kecamatan Gedangan, Sabtu (30/12). 

Dari tiga korban yang sampai saat ini terus dilakukan pencarian, baru satu orang yang ditemukan. Yaitu Indra Ardiatmoko (17),  warga Desa Sonowangi, Ampelgading. "Satu korban kami temukan sekitar pukul 21.29 WIB (Minggu malam, red). Dua yang lain masih dalam pencarian," kata humas PSR Adi S. Pirno dalam laporannya.

Sedangkan dua korban lainnya, yaitu Sandi Mohamad R. (16), warga Kedok, Turen, dan Diki Wahyudi (17), domisili di Desa Wonokerto, Kecamatan Bantur, masih belum ditemukan.

Kronologi kejadian laka laut, menurut beberapa saksi yang selamat dari gulungan ombak, bermula dari keinginan bermain ke pantai. Sembilan orang siswa SMK Kelautan Sedayu Turen pun akhirnya berangkat ke Pantai BTA dengan berboncengan naik sepeda motor. Setelah sampai di  Pantai BTA sekitar pukul 12.00 WIB dan istirahat di tepi pantai, delapan orang pelajar ini kemudian mulai mandi di pantai.

"Teman-teman terus naik batang pohon yang melaju ke tengah laut. Dan saya tidak melihatnya lagi," kata Dimas Lian Priambodo yang tidak ikut mandi di laut. 

Awal laka laut terjadi saat delapan korban ( Eqi Wahyu, Muhamad Imam, Kelvin, Wildan, Eldi, Deki, Indra dan Sandi) menaiki sebatang pohon. Panjang batang pohon sekitar 7 meter dan  berdiameter 100-150 m.

Batang pohon yang mereka naiki tanpa terasa melaju ke tengah laut. Dan dihantam ombak yang membuat delapan korban terpental ke dalam air.

Dua orang berhasil menyelamatkan diri ke tebing yang tidak jauh dari kejadian, sekitar 20 meter. Sedangkan dua orang lainnya berhasil ke tepi yang berjarak sekitar 50 meter. Satu orang lagi yang terseret cukup jauh sekitar 100 meter dari tepi pantai juga berhasil menyelamatkan diri.

Sampai saat ini, dua korban lain masih terus dilakukan pencarian. Petugas gabungan masih menyisiri pantai untuk menemukan dua korban itu. (*)


End of content

No more pages to load