Tari topeng bapang malang pecahkan rekor dunia dalam jumlah peserta, yaitu 5.000 penari (dok. MalangTIMES)
Tari topeng bapang malang pecahkan rekor dunia dalam jumlah peserta, yaitu 5.000 penari (dok. MalangTIMES)

Tahun 2017 berbagai festival budaya dilehat di berbagai daerah. Geliat pariwisata di Indonesia berbaur dengan keberadaan lokal genius kesenian yang terus bertahan. Satu sama lain saling mengisi, untuk mengutuhkan.

Hasilnya, adalah gebyar dahsyat yang membuat Museum Rekor Indonesia (MURI) mencatatkan berbagai kegiatan budaya tersebut. Dari berbagai kegiatan budaya yang memecahkan rekor MURI di tahun 2017 ini, MalangTIMES memilih yang terheboh untuk anda.

1. Tari Topeng Bapang Malang

Topeng Bapang Malangan adalah salah satu ikon Kabupaten Malang yang telah dikenal sampai mancanegara. Ikon inilah yang dilehat secara akbar oleh Pemerintah Kabupaten Malang di pantai Ungapan, (03/12/2017) lalu.

Tidak tanggung-tanggung, 5 ribu penari secara bersama-sama menari di sepanjang pantai Ungapan. Pecahlah rekor menari topeng. Bukan hanya di Indonesia tapi di dunia. MURI mencatatnya sebagai pemecah rekor dunia tari topeng terbanyak.

2. Festival Silat Tradisi Betawi

Kegiatan ini menjadi wadah silaturahmi antarperguruan silat Betawi se-Jabodetabek yang diselenggarakan dalam rangka memperingati 10 tahun perguruan BRAJA atau Brigade Anak Jakarta.

Dihelat dari tanggal 16 Desember 2017 pukul 14.58 dan berakhir pada 17 Desember 2017 pukul 14.45 (24 jam nonstop) serta diikuti oleh 135 perguruan dan menampilkan 370 pesilat. Festival silat Betawi ini pecahkan rekor MURI.

3. Pagelaran Gamelan Terbanyak Sehari

Diadakan di Plaza Karanganyar, 17 perangkat gamelan dengan 100 sinden dari 17 kecamatan se-Kabupaten Karanganyar, ditabuh sejak pukul 09.00 WIB secara bersamaan. Pada malam harinya, alunan gamelan mengiringi pagelaran wayang kulit semalam suntuk dengan lakon Sang Kumbokarno oleh 3 dalang, yaitu Ki Manteb Sudarsono, Ki Enthus Susmono dan Ki Purbo Asmoro.

Pagelaran gamelan terbanyak dalam sehari ini pun dicatat dalam MURI.

4. Pagelaran Wayang Kulit Dengan Kelir Terpanjang

Dalam sebuah pagelaran wayang, terdapat beberapa unsur peralatan yang mendukung jalannya pertunjukan, antara lain wayang, kotak, keprak, cempala, debog, blencong, simpingan, gamelan, panggung dan gawang kelir. 

Gawang kelir adalah kain putih dengan garis warna hitam atau merah yang dibentang pada gawang dan berfungsi sebagai latar belakang memainkan wayang. Dalam pagelaran wayang ini, kelir yang dipakai sepanjang 120 meter dengan 115 dalang  memainkan wayang secara bersamaan.

5. Penulisan Pantun Terbanyak

Melibatkan 109 sekolah dari Medan, Deli Serdang, Serdang Bedagai dan Tebing tinggi, yang terdiri dari 64 SMA, 38 SMK dan 7 perguruan tinggi negeri dan swasta melakukan penulisan pantun secara bersamaan. Total  pelajar dan mahasiswa yang melakukan penulisan pantun ini sebanyak 25.345 orang.