TNI, polisi, dan warga mengevakuasi jasad korban Salma ke rumah sakit.(Foto : BlitarTIMES)
TNI, polisi, dan warga mengevakuasi jasad korban Salma ke rumah sakit.(Foto : BlitarTIMES)

Salma Prisilia (15), warga Desa Karangsono RT/RW 05/01, Kecamatan Kanigoro, Kabupaten Blitar, tewas akibat kecelakaan lalu lintas di perempatan lampu merah Jalan Raya Kanigoro Senin (11/12/17).

Korban yang masih duduk di bangku SMP tersebut waktu itu sedang berangkat ke sekolah. Cuaca saat itu sedang hujan. Diduga akibat hujan, korban tak bisa mengendalikan motor dengan baik hingga disenggol mobil dari belakang. Akibatnya, Salma tersungkur di aspal dan tewas seketika.

Informasi yang diterima BLITARTIMES, Kecelakaan terjadi sekitar pukul 06.30 WIB.  Siswi MTs di Desa Jeblok, Kecamatan Talun, sedang berangkat sekolah dari rumahnya melewati Jalan Raya Kanigoro ke arah timur. Tiba-tiba hujan tengah turun dengan derasnya hingga korban yang berada di tengah jalan jadi sempoyongan terganggu hujan.

Lalu mobil dari arah yang sama dari belakang menyalip korban dan tak sengaja menyenggol korban. Hingga korban jatuh ke kanan jalan. Salma mengalami benturan cukup keras di bagian muka mengenai aspal hingga korban tewas seketika.

“Korban mengalapi luka parah di bagian kepala karena saking kerasnya membentur aspal. Helmnya pun sampai pecah. Korban dievakuasi oleh anggota kami yang waktu berangkat kerja melihat korban tergeletak di jalan tak ada yang menolong,” ungkap Danramil Sananwetan Kapten Kav Agus Siswanto.

Kapten Agus yang juga saksi di TKP mengatakan, seketika itu anggotaTNI dan Polri dari Polsek Kanigoro langsung membawa korban ke RSUD Mardi Waluyo Kota Blitar. Ketika dilakukan pengecekan oleh paramedis, memang benar korban sudah tak bernyawa dengan kondisi kepala pecah. “Korban kini masih berada di rumah sakit dan kami juga sudah menghubungi keluarga,” ujarnya.