Bupati Malang, Dr H Rendra Kresna melihat kondisi kendaraan bus milik Pemkab Malang yang tak dioperasikan akan dibuat toilet umum berjalan (foto : Imam Syafii/MalangTIMES)
Bupati Malang, Dr H Rendra Kresna melihat kondisi kendaraan bus milik Pemkab Malang yang tak dioperasikan akan dibuat toilet umum berjalan (foto : Imam Syafii/MalangTIMES)

Bupati Malang, Dr H Rendra Kresna meninjau kendaraan bus yang lama tak difungsikan di garasi Pendopo Kabupaten Malang, Jalan Agus Salim No.7 Kota Malang dan rencananya bakal disulap menjadi toilet umum berjalan, Senin (20/11/2017).

Dalam peninjauannya, Rendra Kresna melihat sekitar ada dua bus berwarna biru dan kuning keluaran sekitar tahun 1989 dan 1998 yang sudah tak beroperasi lagi.

Sembari berjalan menuju garasi, Rendra langsung mengecek di dalam bus berwarna biru itu untuk melihat kondisinya mulai kursi hingga ke ruang toilet dan smoking area. Usai melihat bus tersebut, Rendra Kresna beranjak menuju bus yang berwarna kuning juga sama untuk melihat kondisi di dalam ruangan untuk dijadikan ruang toilet.

"Saya melihat di garasi ada dua kendaraan bus yang tak terpakai, daripada didiamkan mending dimanfaatkan untuk toilet umum berjalan. Makanya saya koordinasikan dengan bagian umum dan bagian operasional kendaraan Pemerintah Kabupaten Malang," terangnya.

Maksud dan tujuan dari pengalihan fungsi kendaraan tersebut, kata Rendra adalah untuk melayani masyarakat dalam suatu acara yang besar.

"Makanya saya segerakan mereka ini agar mengajukan berapa anggarannya untuk mengubah menjadi toilet umum berjalan. Daripada dibiarkan saja, percuma kan biaya perawatan kendaraan tersebut juga keluar," ungkap Rendra usai melihat kondisi kedua bus tersebut.

Rendra menerangkan bus kuning nantinya akan dipecah ruangannya menjadi 4 bilik. Sedangkan bus yang berwana biru ukurannya agak kecil sehingga akan dipetakan ukurannya menjadi 2 bilik.

"Jadi di sini ada dua bus berukuran besar dan kecil, kalau bus yang besar bisa dijadikan 4 ruangan toilet, dan bus yang satunya bisa dijadikan 2 ruangan VIP dengan branding Kabupaten Malang," ujarnya.