Jembatan Ngujang 1 yang makin padat (foto : Istimewa)

Jembatan Ngujang 1 yang makin padat (foto : Istimewa)



Jembatan Lingkar Timur, atau jembatan Ngujang 2 dipastikan akan mulai dikerjakan pada awal tahun 2018.Saat ini proyek jembatan ini sudah masuk tahap lelang.

Hal itu diungkapkan Kepala Satuan Kerja (Kasatker) Pelaksanaan Jalan Nasional (PJN) Wilayah ll Provinsi Jawa Timur, Kementerian PUPR, Sodeli. 

Sodeli mengatakan, desain jembatan ini sudah selesai dikerjakan. Saat ini berkasnya sudah masuk ke Pokja lelang. Target dari pengerjaan jembatan ini, diperkirakan akan dimulai awal tahun depan.

“Akhir tahun ini pekerjaannya akan dilelang. Sehingga Desember akhir, atau awal Januari sudah ada tanda tangan kontrak, dan dimulai ground breaking (mulainya pengerjaan),” terang Sodeli, saat dihubungi lewat telepon.

Jembatan Ngujang 2 akan  mempunyai panjang 240 meter, dengan encana awal selebar sekitar 20 meter. Anggaran untuk pembangunan jembatan ini bersumber dari ABPN 2018, sebesar Rp 53 miliar. 

Sementara Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Sutrisno mengatakan, kepastian proyek Jembatan Ngujang 2 merupakan kabar baik untuk masyarakat Tulungagung. 

Kepastian ini tidak lepas dari komunikasi yang terus dilakukan dengan jajaran Kementerian PUPR. Jika mengacu pada rencana awal, jembatan ini dikerjakan dalam tahun jamak. 

“Jembatan ini jawaban dari kemacetan yang terjadi di Jembatan Ngujang lama. Dengan adanya jembatan ini, maka lalu lintas tidak lagi menumpuk di sana,” terang Sutrisno.

Sutrisno menambahkan, pihaknya mengusulkan agar jembatan ini dibuat dua lajur. Seperti halnya  Jembatan Kademangan, di Kabupaten Blitar. Dengan demikian lalu lintas yang yang ke arah utara maupun ke arah selatan tidak masuk ke lajur yang sama. 

“Akan lebih bagus kalau dibuat dua lajur, masing-masing lajur dibuat satu arah. Sehingga lalu lintas tidak menumpuk di satu lajur,” tambah Sutrisno. 

Jembatan Ngujang 2 melintang diatas Sungai Brantas, seperti halnya jembatan Ngujang 1. Jembatan Ngujang 2 menghubungkan sisi selatan sungai di Desa Bukur, Kecamatan Sumbergempol, dan di sisi utara sungai adalah Desa Pucung Lor, Kecamatan Ngantru. 

Keberadaan jembatan ini sangat dinantikan warga di timur Tulungagung. Pasalnya, selama ini untuk menyeberang Sungai Brantas, mereka mengandalkan jasa perahu penyeberangan sungai dengan membayar sejumlah biaya tertentu.

Pilihan lainnya adalah memutar ke arah Jembatan Ngujang lama. Jembatan ini akan memudahkan mobilitas warga di kedua sisi Sungai Brantas.

Tag's Berita Jembatan Ngujang 2

End of content

No more pages to load